Yogyapos.com (SLEMAN) - Geliat pariwisata yang terjadi di Kalurahan Sidoarum perlu difasilitasi agar bisa tumbuh dan berkiprah lebih luas. Aspek legalitas merupakan fondasi yang tak boleh ditinggalkan agar ke depannya tak muncul masalah. Oleh karena itu, segenap pionir dan pengelola wisata perlu bersinergi agar potensi wisata dan budaya bisa dikelola dengan maksimal.
Demikian benang merah Sosialisasi Peraturan Gubernur DIY Nomor 40 Tahun 2020 tentang Kelompok Sadar Wisata dan Desa/Kampung Wisata di Aula Kalurahan Sidoarum, Godean, Sleman, Selasa (9/8/2022) malam. Hadir dalam sosialisasi antara lain tiga destinasi dan dua rintisan destinasi yang ada di Kalurahan Sidoarum.
Dalam sambutannya Lurah Sidoarum Hety Pujiastutik SH, menyampaikan dinamika pariwisata yang terjadi di Sidoarum. "Kami sudah memiliki destinasi seperti Plesiran Deso, Kampung Nglarang, Angkringan dan Kopi Kethib, juga ada dua rintisan lagi. Harapannya, agar mereka bisa bersinergi dan saling memperkuat, kita bentuk Kelompok Sadar Wisata. Apalagi kita didukung oleh kelompok UMKM, maka pariwisata akan maju berkembang. Aneh jika kita sudah memiliki destinasi wisata dan sudah jalan tetapi belum ada Pokdarwis, eman rasanya,” tandasnya.
Sedangkan Ketua Badan Perwakilan Kalurahan Sidoarum Drs Sumadi MM sangat mengapresiasi, mendukung, mensuport pembentukan Pokdarwis. "Semoga nantinya Pokdarwis yang dibentuk bisa menjadi penggerak parwisata di Sidoarum. Pokdarwis kami harapkan mempelopori gerakan sadar wisata di kalangan masyarakat. Dan dari sisi regulasi BPKal akan mendukung sepenuhnya,” katanya.
Sementara itu Wahjudi Djaja dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) selaku narasumber menjelaskan posisi penting Pokdarwis. Dalam konteks keistimewaan Yogyakarta, muara Undang-Undang Keistimewaan adalah terbentuknya Desa Mandiri Budaya. Empat pilar utamanya adalah Desa Budaya, Desa Wisata, Desa Prima dan Desa Preneur.
“Kalurahan Sidoarum sudah memiliki Desa Prima dan Desa Preneur dan malam ini dibentuk Pokdarwis sebagai elemen utama Desa Wisata. Langkah ini akan sangat produktif untuk mengangkat beragam potensi Sidoarum,” paparnya.
Terpilih sebagai Ketua Pokdarwis Kalurahan Sidoarum, Mukti Ali. Kepengurusan yang terbentuk mengacu Pergub No 40 Tahun 2020 dan merepresentasikan delapan padukuhan yang ada di Sidoadum.
“Kami mengucapkan terima kasih atas amanah yang tidak ringan ini. Semoga keberadaan Pokdarwis ini mampu menggerakkan pariwisata di Kalurahan Sidoarum. Mohon bimbingan dan suportnya,” tandas Mukti Ali. (Iud)
