Pemkab Sleman Siapkan Pelayanan Kesehatan dan Pengamanan Nataru

share on:
Bupati Kustini dan Wabup Danang Maharsa saat memberikan keterangan pers terkait Nataru, di Obelix Village, Senin (19/12/2022) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (Sleman). Pemerintah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta telah menyiapkan beberapa antisiapi pada saat menjelang Perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.                     

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Wakil Bupati Danang Maharsa serta beberapa Kepala Dinas menyampaikan dalam sektor Kesehatan, meningkatkan pelayanan kesehatan mulai tanggal 23 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023, termasuk menyiapkan ambulan beserta pengemudi yang disiagakan selama 24 untuk rujukan maupun bantuan evakuasi korban jika diperlukan.

Disamping itu juga menyiapkan Pukesmas rawat inap dan Pukesmas Non Rawat Inap yang buka pelayanan dari pagi hingga malam. RS Ponek menyiapkan sumber daya untuk mencegah keterlambatan penanganan yang berakibat pada kematian ibu. Rujukan emergency matemal (RS Ponek) meliputi RSKIA Sadewa, RSU Sakinah Idaman, RSUD Murangan, RSUD Prambanan, RSU PKU Muh.Gamping, RSA UGM dan RSUP Dr Sarjito.

“Pukesma rawat inap juga menyediagakan tim Poned dan untuk koordinasi ambulans gawat darurat medis pra rumah sakit dapat menghubungi Call Center Sleman Emergency Services,” jelas Kustini kepada wartawan, di Obelix Village Pandowoharjo Sleman, Senin (19/12/2022). 

Sedang dalam sektor periwisata yang diperkirakan pergerakan wisatawan selama periode libur Nataru 24 Desember 2922 sampai 1 Januari lebih kurang 250.000 orang di sejumlah destinasi wisata seperti Kaliurang, Tebing Bareksi, Candi, taman rekreasi buatan, museum dan desa wisata.

Pihaknya telah menyiapkan e-ticketing di gerbang Kaliurang dan di obyek wisata juga telah disiagakan para petugas, pengelola, pengamanan, pemandu wisata untuk memberikan pelayanan pada pengunjung yang disediakan peta, brosur, banner dan buku tamu di TIC (Tourist Infornation Center). 

Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa megungkapkan untuk kesiapan pada sektor Perhubungan memacu dengan prediksi nasional arus mudik Nataru  202 berjumlah 60,6 juta orang diasumsikan ada sekitar kurang lebih 7,8 juta orang di DIY.

Dalam mempersiapan pengendalian transportasi Nataru, telah mendirikan pelayanan dan monitoring lalu lintas serta menyiapkan jalur jalur alternatif dengan fasilitas pendukung prasarana jalan dengan mengantisipasi lonjakan lalu lintas kendaraan menuju obyek wisata. Disamping itu akan menyiapkan Armada Angkutan Umum Laik Jalan (Ramp Check Angkutan Umum).

Dinas perhubungan mengarahkan beberapa jalur alternatif yang digunakan Ruas Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan, Ruas Klangon-Godean-Tempel, Ruas Mlati-Balangan-Deksa, Ruas Denggung-Besi-Koroulon-Johalanang, Ruas Prambanan-Piyungan, Ruas Yogya-Godean-Nanggulan. 

Lebih lanjut Danang menyampaikan persiapan pengamanan Nataru Kesbangpol Kabupaten Sleman diantaranya melakukan inventarisasi dan pendataan jadwal Misa kebaktian Natal seluruh gereja di wilayah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Kementerian Agama, melaksanakan pemantuan dan komunikasi intensif kepada para matan Narapidana Teroisme (ex-Napiter) yang berdomilisi di Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Satinlkam Polres Sleman, Seksi Intel, Kodim 0732/Sleman,Tim Cegah Densus 88-Anti Teror Mabes Polri, BIN dan Bais.

Pada pelaksanaan malam Natal sampai 31 Desember 2022 akan dibantu 60 personel Satpol PP dibagi untuk ploting personel di gereja-gereja, mengadakan patroli pemantuan dan pengawalan. Back up personel di Pos Pam Nataru dengan mengadakan patroli daerah rawan, tempat tempat wisata, tempat-tempat keramaian serta ruas jalan yang berpotensi kemacetan yang akan dilakukan sampai 1 Januari 2023. (Agung Dwi Purwanto)


share on: