Pemkab Sleman Salurkan 914 Ton Beras Vietnam

share on:
Pjs Bupati Sleman Kusno Wibowo bersama penerima bantuan cadangan pangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman,melalui Dinas Pertanian,Pangan dan Perikanan mulai menyalurkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada 91.475 keluarga penerima manfaat, supaya merekadapat mencukupi kebutuhan pangan keluarga dan menjaga daya beli masyarakat.                         

Secara simbolis Pjs Bupati Sleman Kusno Wibowo menyerah kan kepada penerima bantuan cadangan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaa (KPM), di Balai Kalura han Margokaton Seyegan, Kabupaten Sleman, Kamis (10/10/2024).                 

Pelaksana tugas Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono dalam laporannya, mengatakan total beras yang disalurkan 914 ton, berasal dari Vietnam dengan kualitas medium.

“Untuk masalah data, Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Sleman tetap berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” katanya.   

Kusno Wibowo mengungkapkan bantuan ini sudah memasuki tahap kedua yang mana Sleman mendapat tiga tahap dan ini tahap kedua dan nanti tahap ketiga di bulan Desember.

Nantinya, KPM di Sleman akan menerima bantuan masing-masing 10 kg beras. Mereka yang mendapat adalah masyarakat dengan kategori rentan miskin atau miskin.

“Pada kesempatan ini penyaluran bantuan pangan oleh pemerintah kepada masyarakat Sleman saat ini kurang lebih 91.475 penerima bantuan dan masing-masing mendapatkan 10 kg,” ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk memasti kan penerima bantuan tepat sasa ran,Pemkab Sleman melalui Di nas Sosial Sleman telah melaku kan verifikasi para penerima ban tuan. Termasuk dengan menurun kan tim monitoring selama pros ses penyaluran berlangsung.

“Tentunya itu yang valid bagi Pemerintah Kabupaten Sleman. Tim monitoring pasti ada,” tegas nya.

Seperti diketahui Pemerintah Pusat telah kembali menyalurkan bansos beras ke masyarakat mulai Agustus lalu. Untuk Sleman sendiri sudah dilakukan pada Agustus dan Oktober kali ini.

Berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat penerima. Sehingga bisa turut berperan dalam menanggulangi kemiskinan dan stunting di masyarakat. (Agn)

 

 

 

 

 

 


share on: