Yogyapos.com (BANTUL) - Bantul merupakan salah satu dari empat kabupaten yang mengikuti seleksi nasional pengusulan nominasi anggota jejaring kota kreatif Unesco 2023. Pemaparannya digelar oleh Forum Grup Diskusi (FGD) yang dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretif Sandiaga Uno.
“Pada kesempatan kali ini Bantul DIY bersama perserta lainnya yaitu empat Kabupaten-Kota masing-masing Bitung Sulawesi Utara, Ponorogo Jawa Timur, Salatiga Jawa Tengah dan Surakarta Jawa Tengah,” kata Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih, saat dihubungi yogyapos.com, di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-donoharjo-dikukuhkan-sebagai-rintisan-desa-dan-kantong-budaya-9684
Dikatakan, pemaparan untuk dapat masuk menjadi jejaring kota kreatif itu disampaikan Bupati Abdul Halim Muslih pada acara FGD pendampingan usulan nominasi jejaring Kota Kreatif Unesco 2023 yang juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretif Sandiaga Uno bersama panitia diantaranya Anita Heru Kusumorini dan Luhur Fajar Martha.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-paguyuban-sms-potong-tumpeng-di-anjungan-sleman-tmii-jakarta-9701
Dalam FGD tersebut, Bupati memaparkan tentang potensi kerajinan dan seni. Bitung dan Salatiga tentang bidang gastronomi. Ponorogo tentang kerajinan dan seni rakyat. Surakarta tentang bidang kerajinan dan seni rakyat.
Pada kesempatan sama pula menghadirkan para pembicara lain diantaranya Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Maurits Mantri.
“Kami mengupayakan dengan keras dan ekstra agar Bantul masuk dalam jejaring kota kreatif Unesco 2023. Tujuannya agar penguatan ekonomi wilayah dan rakyat melalui kerajinan dan seni dapat semakin mantab.
Sebab, Bantul memang potensial akan kerajinan dan seni yang layak jual melalui jejaring tersebut. Ini juga sekaligus memanfaatkan peluang pangsa pasar di dunia bagi potensi kerajinan dan seni yang ada. (Spd)
