Pemkab Bantul Galakkan Digitalisasi Branding Kepariwisataan

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih saat memberikan sambutan Pelatihan Digitalisasi Branding Pemasaran Kepariwisataan, di Ros In Hotel, Senin (13/6/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Pemerintah Kabupaten Bantul akan menggalakkan digitalisasi branding kepariwisataan yang meliputi pemasaran dan penjualan pada desa wisata, homestay, kuliner, souvenir dan fotografi. 

Untuk merealisasikan dan mensukseskannya, maka sebannyak 50 pengelola tempat wisata diberikan pelatihan digitalisasi branding pemasaran selama sehari oleh Dinas Pariwisata Bantul, di Ros In Hotel, Senin (13/6/2022).

“Sektor pariwisata di Bantul harapannya juga berfungsi sebagai penggerak sektor lainnya. Para pengelolanya juga harus menguasai digital branding", kata Bupati Bantul, H Abdul Halim Mislih, saat membuka Pelatihan Digitalisasi Branding, Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata, Homestay/Pondok Wisata, Kuliner, Souvenir, Fotografi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.

Para peserta pelatihan bersama Bupati Abdul Halim dan jajaran Dinas Pariwisata Bantul || YP-Supardi

Menurutnya, digitalisasi merupakan salah satu kebutuhan di promosi wisata. Sehingga para pengelola tempat wisata harus semakin memiliki pengetahuan di bidang itu agar usahanya bisa lebih maju dan sesuai dengan tuntutan pangsa pasar. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, mengatakan pelatihan kali ini diikuti sekitar 50 peserta atau sekitar 10 persen dari yang ada. Nantinya jika memungkinkan juga akan diadakan secara bertahap. 

“Anggaran yang dipergunkan alokasi dari Pemerintah Pusat. Meski ini hanya berlangsung sehari namun diharapkan hasilnya bisa maksimal,” kata Kwintarto. 

Para nara sumber atau pemateri yaitu para ahli (akademisi) dan pelaku wisata yang mempunyai kopetensi. (Spd)

 


share on: