Pembangunan Gedung BLK UPTP Bantul Dilakukan Profesional dan Tepat Waktu

share on:
Progres 10 persen sejak peletakan batu pertama pada 22 Oktober || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - PT Pradipta Bhumi Kontruksi segera melakukan pembangunan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Pelayanan Terpadu (UPTP), di Jalan Yogya-Parangtritis km 12,5 Kalurahan Patalan Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul.

Tekad pembangunan proyek dari Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Bantul, setelah dilalukan peletakan batu pertama.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-peletakan-batu-pertama-gedung-blk-uptp-bantul-menaker-siap-cetak-naker-kreatif-8579

“Peletakan batu pertama pembangunan pengadaan gedung ini sudah dilaksanakan oleh Menteri Tenaga Kerja Dr Hj Ida Fauziyah dan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih dan sejumlah pihak pada Sabtu (22/10). Pengerjaannya kini masih dalam proses. Kami tentu melaksanakannya dengan sebaik-baiknya,” ungkap Ditrektur PT Pradipta Bhumi Kontruksi Ir Sigit Imam Suseno, di lokasi pembangunan ini, Selasa (25/10/2022). 

Sigit menegaskan, pihaknya secara prinsip siap mengerjakan pembangunan gedung ini dengan progres tepat waktu. Tahap pertama selama 106 hari kalender atau selesai pada akhir Desember 2022.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-bertonton-kertas-dilalap-api-di-gudang-kusuma-jaya-8256

Untuk tahap pertama bahwa pembangunan fisik yang dikerjakan diantaranya berupa gedung pelatihan (latihan), pos penjagaan dan kantor. Dana anggaran pembangunan dari APBN yang jumlahnya sekitar Rp 14 miliar.

Sedangkan sesuai ketentuan untuk waktu pembagunan tahap dua akan dilaksanakan pada tahun 2023 berupa gedung. Untuk tahap ke tiga akan dikerjakan pada tahun 2024 berupa pembangunan fisik gedung dan yang lainnya. Untuk tahap dua dan tiga besar anggarannya belum ditentukan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-bareskrim-polri-musnahkan-jutaan-psikotropika-dan-obat-keras-di-mapolda-diy-5192

“Luas gedung dikerjakan untuk tahap pertama sekitar 500 meter persegi. Ini kami kebut dalam pengerjaanya,” tekad Sigit.

Ditanya tentang kendala dalam pengerjaan pembangunan tahap pertama, Sigit mengatakan kendalanya bertepatan musim penghujan. Namun itu tidak menjadi soal karena akan disiasati. Yakni dengan mendahulukan pengerjaan bagian atap, agar pengerjaan lainnya tidak terlalu terganggu oleh hujan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-hari-santri-di-mbs-prambanan-dihadiri-wapres-8608

“Kini tenaga kerja yang diterjunkan sekitar 35 orang dan kemungkinan akan ditambah. Tentang perolehan pengerjaannya, hingga kini mencapai sekitar 10 persen untuk tahap pertama,” tambahnya. (Spd)

 


share on: