Pelatihan Purna Paskibraka Duta Pancasila Diikuti 36 Peserta

share on:
Para peserta Pelatihan Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Duta Pancasila, di Savita Garden Inn, Ngaglik, Sabtu (22/7/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan kegiatan Pelatihan Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Duta Pancasila, di Savita Garden Inn, Ngaglik, Sabtu (22/7/2023). 

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan dalam upaya memegang teguh Pancasila.

Kepala Kesbangpol Sleman Hery Sutopo menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh 36 peserta Purna Paskibraka Tahun 2022 dan pendamping Duta Pancasila Kabupaten Sleman. Para peserta mendapat berbagai materi terkait Pancasila.

“Peserta mendapatkan berbagai materi terkait dengan Pancasila dari lahirnya Pancasila hingga implementasi Pancasila dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas Hery.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyatakan mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Kesbangpol Kabupaten Sleman. Diharapkan kegiatan ini semakin memberikan wawasan para peserta dan bagaimana memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, sehingga kelak dapat mengeplemantasikan Pancasila dalam berkehidupan bermasyarakat dan memberikan pemahaman bagi orang lain.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kesbangpol. Semoga dengan pelatihan ini peserta dapat meningkatkan wawasan kebangsaan. Terlebih bagaimana menerapkan Pancasika sebagai falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara serta tentu setelah acara ini peserta harus menjadi motivator, inspirator dan menjadi teladan bagi generasi muda launya,” ujar Danang.

Lebih lanjut Danang, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan landasan bagi bangsa Indonesia untuk tetap untuk mempertahankan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Danang mengajak peserta untuk menjaga keragaman di Kabupaten Sleman yang dibingkai dalam persatuan dan menjaga ancaman dari kelompok maupun golongan yang ingin merorong mengubah Pancasila sebagai ideologi bangsa. (*/Agn)

 

 


share on: