Yogyapos.com (YOGYA) - Lebaran Tahun ini agaknya bakal menjadi berkah bagi kebangkitan idustri pariwisata di Yogyakarta. Pemerintah daerah dan segenap stakeholder pariwisata DIY, kini sedang bersiap menyambut kehadiran pemudik yang jumlahnya mencapai jutaan. Mereka inilah yang akan menghidupkan pariwisata DIY.
“Jumlahnya antara 3-6 juta wisatawan,” kata Singgih Raharjo, Kepala Disparta DIY kepada yogyapos.com, Kamis (28/4/2022).
Menurut Singgih Raharjo, banyaknya wisatawatan yang akan berknnjung ke wilayah DIY, tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang memberikan kebebasan masyarakat untuk melakukan kegiatan mudik. “Setelah dua tahun mudik dilarang kini diberi kebebasan tentu saja tetap harus mentaati prokes,” katanya.
Kebebasan menjalankan mudik tersebut, sesuatu yang patut disyukuri bagi masyarakat khususya para pelaku industry pariwisata yang selama ini mengalami pukulan berat akibat pandemic covid 19.“Kami optimistis mudik tahun ini bisa menjadi awal kebangkitan pariwisata kita,”ungkap Singgih.
Singgih mengajak masyarakat untuk bersiap menyambut para pemudik yang akan berwisata dengan persiapan yang matang. Masyarakat diharappkan bisa memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya.“Apalagi Gubernur juga sudah mengijinkan semua objek wisata untuk dibuka selebr lebarnya,” lanjutnya.
Agar para wisatan merasa aman dan nyawan selama berada di DIY, pihak Disparta sudah melakukan upaya semaksimal mungkin.Salah satunya dengan cipta kondisi untuk mengantisipasi kejadian yang mengganggu kenyamanan.Untuk itu, Disparta DIY sudah berkordinasi dengan dengan stake holder pariwisata baik dari pemerintahan, hotel maupun para pengelola desa wisata.
Secara umum, Singgih mengaku bahwa semua pihak sudah siap menyambut para wisatawan.Ia berharap ada kesadaran dari seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga iklim pariwisata Yogya agar aman dan nyaman. “Semoga tidak ada lagi kejadian yang viral dan mencoreng citra pariwisata Jogja,” tegasnya saat ditemui di acara sosialisasi Pokdarwis di Niten Baru, kemarin,
Salah satu uaya yang dillakukan Disparta DIY untuk mendukung pengembangan pariwisata adalah dengan sosiali sadar wisata untuk kalangan Pokdarwis (Kelompok Saddar Wisata). Sosialisai tersebut melibatkan anggota dewan sebagai nara sumber dan Gabungan Industri Prawisata Indonesia (GIPI). Sosialiasi ini ditujukan untuk para pengelola desa wisata agar lebih kreatif dan professional.
Ir Suatmaji anggota dawan merupakan salah satu narasumber.Menurut anggota komisi D DPRD Prop DIY, banyak manfaatkan dari sosialisasi sadar wisata tersebut.“Masyarakat jadi tahu bahwa banyak program yang bisa diakses dari pemerintah untuk menggerakan desa wisata, “kata Suatmaji.
Sementara itu, Taufik Ridwan yang mewakili GIPI banyak bicara dari sisi kuliner yang diharapkan bisa menghidupkan sebuah desa wisata. GIPI merupakan organisasi pelaku industry wisata yang anta lain terdiri dari PHRI. ICHA (Indonesia Cheaft Assosiasion) dll.
“Kami punya sumberdaya yang kompeten dan siap membantu pelatihan kuliner,” kata Taufik Ridwan yang juga owner Dini Adv. (Gigin)
