Yogyapos.com (SLEMAN) - Menyikapi semakin tingginya harga kebutuhan pokok, khususnya beras, Kodim 0732/Sleman menggelar operasi pasar murah di halaman Markas Kodim di Jalan Magelang Km 14, Selasa (5/3/2024).
Kegiatan dihadiri Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Zainul Bahar SH MSi. Disela kegiatan Danrem mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan atas perintah Pangdam IV/Diponegoro bersamaan dengan 10 Kodim yang berada di wilayah Kodam.
BACA JUGA: Enam Politisi Golkar Bantul Bakal Menduduki Kursi Dewan, Tiga Diantaranya Wajah Baru
“Kami mendapatkan perintah dari Pangdam Diponegoro untuk menggelar pasar murah untuk di wilayah Korem 072/Pamungkas dilaksanakan di Kodim Sleman,” ujar Danrem.
Danrem membeberkan, pelaksanaan kegiatan dengan mengandeng stakeholder terkait dalam rangka membantu masyarakat dalam hal penyediaan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran. Rencana kegiatan serupa akan dilakukan secara masif dengan mempertimbangkan kebutuhan dari masyarakat.
BACA JUGA: Hari Pertama Operasi Keselamatan Progo 2024 di Bantul Berlangsung Simpatik
“Kita gandeng stakeholder seperti Bulog , Perindagkop dan mitra untuk membantu masyarakat, mungkin saat ini permasalahan di masyarakat dengan harga beras agak mahal, sebagai aparat kewilayahan kami turut serta meringankan beban masyarakat dengan melaksanakan pasar murah. Semoga masyarakat makin terbantu, stabilitas keamanan usai Pemilu ini lebih terjaga,” tandasnya.
Damdim Letkol Arm Danny A.P Girsang menambahkan, dalam operasi pasar murah tersedia sembako, terutama beras dan minyak goreng dengan harga di bawah pasar.
BACA JUGA: AMD-AMIKOM Yogyakarta Gelar Teknologi Bersama Inovasi Prosesor Mobile & CPU Data Center Kelas Dunia
“Kita menjual beras yang dari Bulog dengan harga di bawah pasar, sementara dari mitra kita menjual kebutuhan sembako seperti minyak goreng,” imbuh Danny.
Salah satu warga Sleman, Ny Wati mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar dan pasar murah di Kodim Sleman.
“Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, saya beli beras ada selisih harga lebih murah sekitar Rp 5 ribu per kilo gram,” ungkap Wati. (Agn/Opo)
