Paguyuban 'Tunggul Jati' Netral dalam Pilkada

share on:
Para pengurus 'Tunggul Jati' usai sampaikan pernyataan sikap || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Paguyuban Lurah, Pamong dan Staf Kalurahan Kabupaten Bantul ‘Tunggul Jati’ bersikap netral dalam Pilkada Bantul 2024, serta tetap fokus pada upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Tunggul Jati yang juga Lurah Canden Kapmewon Jetis Beja WTP SH MH didampingi Jogoboyo Gilangharjo, Kapnewon Pandak Supriyanto di Omah Sawah Bantul, Senin (18/11/2024).
“Sikap kami netral dalam Pilkada. Selanjutnya tetap berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal sesuai kewenangan dan kewajibannya,” ujar Beja.
Tunggul Jati juga akan bekerja secara profesional dan siap menjalankan kewajibanya bersama Pemerintahan Bantul yang dipimpin paslon hasil Pilkada Bantul 2024.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-wafat-saat-jalankan-profesi-jenazah-advokat-ramdlon-naning-dimakamkan-di-pemakaman-cikalan-yogya-15818

Untuk mengupayakan adanya peningkatan pelayanan, maka Tunggul Jati juga telah menghimpun berbagai usulan dan harapan ke Pemkab Bantul. Usulanya meliputi usia pensiun pamong 64 tahun, serta pengadaan instensif dan dana pensiun.      
“Dibidang peningkatan SDM, kami mengharapkan adanya bantuan guna melanjutkan studi bagi para pamong dan dan staf. Sehingga pelayanan kepada masyarakat oleh Pemerintah Kalurahan dapat meningkat,” sambungnya.
Beja menegaskan, tugas lurah, pamong dan staf relatif cukup berat namun selama ini tidak memperoleh dana pensiun. Oleh karena itu pemerintahan selanjutnya perlu mengakomodasi usulan tersebut. Aspirasi ini juga akan diteruskan ke Komisi A DPRD Bantul. (Spd)


share on: