Optimalkan Laskar, PPP Kota Yogya Targetkan 1 Fraksi

share on:
Penyerahan berkas pendaftaran Bacaleg oleh Ketua PPP Kota Yogya Hasan Widagdo didampingi Ketua DPW Yazid Muhammad Yazid

Yogyapos.com (YOGYA) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Yogyakarta akan mengoptimalkan keberadaan Laskar yang ada di masyarakat untuk meraih suar partai. Dalam Pemilu 2024 mendatang, PPP Kota Yogyakarta menargetkan satu fraksi atau minimal empat kursi DPRD Tingkat II dengan perolehan suara 20.000 pemilih.

“Walaupun bukan sesuatu yang mudah untuk meraih empat kursi namun kita harus optimis bisa mencapai target,” ujar Ketua DPC PPP Kota Yogyakarta, Hasan Widagdo kepada yogyapos.com usai mendaftarkan balon calon legislatif (Bacaleg) di KPUD Kota Yogyakarta Jalan Magelang Tegalrejo, Minggu (14/5/23).

Didampingi 17 Bacaleg dan anggota PPP, Hasan Widagdo Minggu 14 Mei 2023 pukul 17.17 WIB mendatangi Kantor KPUD Kota Yogyakarta untuk mendaftarkan berkas Bacaleg PPP DPRD II Kota Yogyakarta. “Mengapa kita  datang ke KPUD bersama 17 orang jam 17.17? Kita sengaja ambil angka 17 karena PPP No 17 dalam kontestan  Pemilu 2024,” Hasan menerangkan.

Optimisme PPP untuk meraih empat kursi DPRD Kota bukan asal mematok target. Hasan menjelaskan “Tagline PPP Istimewa” yang dimiliki Yogyakarta karena memiliki puluhan laskar (kelompok massa) yang tersebar di berbagai daerah Kemantren maupun Panewon. Hampir tiap PAC di Panewon Kota memiliki laskar-laskar yang bisa menggerakkan massa di masyarakat. 

PPP Kota Yogyakarta, memiliki lebih dari 30 laskar seperti Intifada, Mujahidin, Gazak, Joxzin, Darwis, Singakota, Gebrak, Khalid bin walid, Hajar Aswad dan lain-lain. Model kelompok lascar ini hanya Yogyakarta saja yang tumbuh dan berkembang. “Inilah Istimewanya PPP DIY. Apabila para bacaleg bersama jajaran kader pengurus PAC dan DPC bisa optimal memberdayakan laskar, Insyaa Allah tercapai target kursi maupun suara partai,” tandasnya.

Hasan Widagdo tidak menampik adanya kompleksitas persoalan di internal PPP. Tantangan dan persoalan partai harus bisa disikapi dan diselesaikan secara baik dan bijak. “Saya kira semua parpol itu memiliki persoalan internal. Jadi tak hanya PPP. Persoalan internal, missal perselisihan, itu ada sejak jaman Orba. Namun hingga sekarang, PPP tetap eksis. Naik turun perolehan suara itu ya dinamika,”

Hasan yang juga anggota DPRD Kota Yogyakarta menjelaskan, PPP Kota Yogyakarta telah melengkapi berkas Bacaleg sebanyak 40 orang dengan rincian 27 pria dan 13 perempuan  (keterwakilan bacaleg perempuan 30%) untuk lima daerah pemilihan (Dapil) Kota Yogyakarta.  

Lebih lanjut Hasan yang saat ini maju sebagai Bacaleg DPRD Provinsi DIY dari Dapil Kota Yogyakarta mengatakan, saat ini iklim kompetisi politik sangat ketat sehingga semua Bacaleg harus pandai berstrategi. “Para Bacaleg harus pandai membuat formula baru yang dibutuhkan masing-masing Dapil. Silakan para Caleg melakukan improvisasi untuk mencari massa pendukung sesuai kondisi masing-masing. penanganan khusus. Jogja menjadi daerah prioritas. Dalam kondisi partai penuh permasalahan komplek. Untuk kota dibutuhkan minimal suara pemilih 4.000 pemilih. Bahkan kemarin 3.700 pemilih bisa menjadi wakil rakyat,” jelasnya.

Penanganan khusus Istimewanya PPP DIY lainnya, Yogya menjadi daerah prioritas. Dalam kondisi partai permasalahan komplek. Di Yogya butuh penanganan khusus. Yogya menjadi daerah prioritas. Dalam kondisi partai penuh permasalahan komplek. (Tor)

 


share on: