Oknum Peternak Diduga Mencabuli 3 Gadis Kencur

share on:
Tersangka (kepala plontos kaos biru) kini ditahan di Mapolres Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Diduga kuat telah mencabuli beberapa kali terhadap tiga anak dibawah umur, Tj (50) warga Gelangan Patalan Jetis Bantul dilaporkan dan ditangkap petugas Satreskrim Polres Bantul.

Kaur Bin OPS Reskrim Polres Bantul IPTU Sutarja didampingi Kanit PPA Ipda Mustafa Kamal SH kepada yogyapos.com, Jumat (29/1/2021), membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap Tj yang kini berstatus tersangka.

Diungkapkan, tiga korba peudofilia ini masing-masing kr (9), Lt (8) dan Zi (6) yang kesemuanya warga Bantul. Berdasarkan pengakuan korban dan pelaku peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar sekitar Desember 2020.

Aksi bejad bapak yang berprofesi sebagai peternak ini, korban dilucuti pakaiannya dan kemdiaan diperlakukan tidak senonoh. Peristiwa itu diketahui karena salah seorang korban berceritera kepada kakak dan akhirnya diketahui ibunya, yang kemudian melaporkan kepada pengurus kampung. Ini sempat dirapatkan di kampung. Namun karena akhirnya terungkap korbannya ada beberapa, maka pelaku dilaporkan polisi.

Peristiwanya berlangsung di dekat atau pun di rumah pelaku karena memang para korban sering bermain di rumah tersangka. Tersangka selalu mengiming-imingi 'hadiah' kepada korban, serta wanti-wanti dan mengancam agar tidak menceritakan kepada siapa pun.

“Hingga kini ada korban yang masih sok karena peristiwa pahit yang menimpa dirinya. Maka polisi melakukan pendampingan psikologis kepada ketiga korban,” jelas Sutarja.

Polisi juga telah mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya berupa

pakaian dari ketiga korban. Pengungkapan kejadian ini akan terus dikembangkan karena diduga kuat masih ada korban lainnya.

Tersangka dijerat Pasal 82 UURI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang ancaman hukumannya berupa penjara selama 5 hingga 12 tahun.   

Sementara itu, pekalu ketika ditanya wartawan, mengaku, pihaknya timbul nafsu ketika melihat anak perempuan yang sedang mulai berkembang. (Spd)

 

 

 

 


share on: