Yogyapos.com (BANTUL) - Sampah hingga kini merupakan masalah bagi masyarakat karena dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan lainnya. Sementara mengolah sampah menjadi barang berguna bahkan komoditas yang laku jual dan berguna bagi kelehidupan manusia menjadi harapan masyarakat maupun pemerintah.
Itulah yang menginspirasi Mirna Wati Dewi yang dikenal Mirna Dewi (46) warga Plumbungan Rt 1 Sumbermulyo Bambang Lipuro Bantul. Ia boleh dibilang seorang wanita yang telah berperstasi dan berjasa dalam mengolah sampah menjadi berbagai jenis komoditas.
“Saya selaku penyanyi dan usaha salon kecantikan, mendapatkan inspirasi mengolah sampah sejak tahun 2016,” katanya kepada yogyapos.com, Rabu (9/8/2023).
Di rumahnya, Mirna membuat Bank Sampah ‘Becik Resik’, menampung beragam barang-barang yang disampahkan, kemudian dipilih dan dipilah dijadikan bahan produksi.
Karena hasil kerjannya berhasil, maka bank sampah ini juga dikenal sebagai tempat edukasi sampah. Bahkan banyak pihak termasuk rombongan dari luar Bantul yang ke Bank Sampah ini untuk mendapatkan edukasi pengolahan sampah.
Semula kreativitas mengolah sampah di rumahnya hanya dilakukannya sendirian. Namun dengan tekad agar ilmunya dapat dimiliki orang lain, maka ditularkan kepada ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya.
Dari berbagai barang jadi hasil pengolahan sampah di sini antara lain berupa sabun mandi dan sabun cuci terbuat dari minyak jlantah (minyak goreng bekas), eco enzyme, bunga plastik, tas cochet dari plastik dan BBM, pot bunga maupun hiasan ruangan.
Jumlah hasil produk yang dihasilkan oleh Bank Sampah ini lumayan banyak. Sabun mandi setidaknya 50 biji per hari. Sabun cuci lima liter per hari. Sedangkan tas dan hiasan ruangann tidak stabil atau tergantung dengan situasi dan kondisi.
“Kerena banyak para ibu anggota PPK Plumbungan juga mampu membuat sabun jenis itu, maka ada sebagain yang memproduksi di rumah masing-masing dan setelah jadi dikumpulkannya ke bank sampa ini,” tukasnya.
Mirna menyebutkan, harga sabun mandi Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per biji. Tas sonchet Rp 40 per unit. Pot bunga Rp 50.000 per unit dan hiasan ruangan sekitar Rp 75.000 per unit.
Berkat keterampilan dan jasanya, Mirna Dewi sering ditunjuk sebagai nara sumber dalam acara yang terkait pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup di tingkat lokal, provinsi bahkan nasional.
Sedangkan prestasi dan penghargaan yang telah diperolehnya antara lain dibidang pelestari lingkungan hidup dari Iriani Joko Widodo). Selain itu Juara 1 pengolahan sampah tingkat Kabupaten Bantul dan Piagam dari UAD Yogyakarta. (Spd)
