Yogyapos.com (BANTUL) – Kondisi negara, mungkin, sedang tidak baik-baik saja sebagaimana disorot oleh para pengamat. Namun nasionalisme tetap tumbuh di jiwa masyarakat. Hal ini setidaknya dapat dilihat dari anutusiasme mereka menyiapkan perayaan HUT ke-79 RI.
Sejumlah rumbai-rumbai perayaan dipasang di hampir semua kampung di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak sedikit pula para penjual bendera merah putih dan umbul-umbul menjajakan dagangannya di pinggir-pinggir jalan.
Pemandangan itu seperti yang terlihat Jalan Imogiri Timur , Imogiri Barat, Jalan Yogya-Parangtritis dan Jalan Yogya-Bantul.
Dua pegadang bendera yang ditemui yogyapos.com, Dalil Gabud (20) dan Ahmad Yubaidi (42), mengatakan sudah membuka lapaknya sejak beberapa hari lalu. Namun pembelinya belum terlalu ramai.
“Kami satu kelompok ada 12 orang. Semua sudah mulai berjualan tiga hari lalu tersebar di sejumlah tempat di Bantul,” kata Ahmad Yubaidi, Sabtu (3/8/2024).
Berkibarlah bendera kita, merah putih gagah berwibawa || YP-Supardi
Menurutnya, secara umum pemasaran bendera dan umbul-umbul relatif masih sepi. Diperkirakan mulai ramai sekitar lima hari mendatang.
Meski masih sepi tapi ia dan rekan-rekannya sesama penjual bendera tetap optimis akan banyak pembeli, perorangan maupun rombongan (atas nama kampung) dan instansi. “Perayaan HUT RI merupakan kepedulian masyarakat,” ujar Yubaidi. (Mungkin kepedulian yang dimaksud adalah rasa nasionalisme, red).
Yubaidi juga menyadari, penjualan bendera maupun umbul-umbul dalam beberapa tahun terakhir ini juga dilakukan secara online. Dan ia bersama rekan-rekannya juga melakukannya.
Tentang harga bendera dan umbul-umbul masih normal, tergantung pada jenis, ukuran dan kualitasnya.
Harga pada umumnya Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per lembar ukuran standar untuk dipasang di depan rumah. Umbul-umbul merah putih Garuda ukuran panjang 8 meter Rp 225.000 hingga Rp 300.000 per buah. (Spd)
