Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

share on:
upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bertema

Yogyapos.com (JAKARTA) - Menteri Ketenagakerjaan, (Menaker) Yassierli, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bertema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" yang berlangsung khidmat di Plaza Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, pada Senin (1/6/2026).

BACA JUGA: Masyarakat Minang di Yogyakarta Laporkan Abu Janda ke Polda

Dalam amanatnya, Menaker mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).

BACA JUGA: Danrem 072/Pmk: Jadikan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

"Nilai-nilai luhur Pancasila tidak boleh hanya menjadi hiasan dinding kantor atau sekadar teks di buku sejarah, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Yassierli.

BACA JUGA: UAJY Klarifikasi Sejumlah Mahasiswanya dalam Penulisan Abstrak & Presentasi Konferensi Internasional

Menaker memberikan instruksi tegas kepada seluruh pegawai Kemnaker untuk mengawal dan mene rapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas mereka.

BACA JUGA: Kemenhaj Pastikan Mina Clear dan Siapkan Kepulangan Jemaah Haji

"Saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan, " katanya

"Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," lanjut Yassierli.

BACA JUGA: Peringatan Tri Suci Waisak Nasional Perkuat Persatuan, Toleransi dan Kepedulian Sosial

Dalam amanatnya, Menaker menegaskan bahwa peringatan hari lahirnya Pancasila tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi penting untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

BACA JUGA: Puisi Jelek untuk Penguasa Buruk

Yassierli menegaskan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" menjadi pernyataan tegas nilai-nilai luhur Pancasila tak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik, melainkan juga menja di jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

BACA JUGA: KDMP di Banyurejo Terbentuk, Tapi Masih Cari Lahan untuk Bangunan Fisik

"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Pancasila juga menjadi jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," ujar Yassierli. (*)

 

 


share on: