Yogyapos.com (YOGYA) - Pada Mei 2022, Kota Yogya mengalami inflasi sebesar 0,75 persen. Andil terbesar yang mendorong terjadi inflasi adalah angkutan udara naik sebesar 14,20 persen.
Kepala BPS DIY, Sugeng Ariyanto mengatakan, Kota Yogyakarta pada Bulan Mei 2022 mengalami inflasi sebesar 0,75 persen yang disebabkan beberapa faktor.
"Disebebkan naiknya indeks harga konsumen kelompok makanan sebesar 1,81 persen serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,20 persen," ujarnya dalam siaran tertulisnya pada Kamis (02/06/2022).
Selain itu, lanjutnya juga diakibatlan oleh naiknya indeks harga kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,12 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,39 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen; kelompok transportasi sebesar 1,69 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,43 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,24 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,18 persen.
"Sementara itu, kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, dan kelompok pendidikan relatif stabil," jelas Sugeng
Ia menerangkan, 90 kota yang dihitung angka inflasinya, 87 kota mengalami inflasi, dan 3 kota mengalami deflasi.
Sugeng menekankan, tingkat inflasi kalender (Mei 2022 terhadap Desember 2021) sebesar 3,34 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2022 terhadap Mei 2021) sebesar 4,83 persen. (*/Arif KF)
