Media Massa Pilar Keempat Demokrasi, Harus Netral dalam Pilkada

share on:
Para narasumber media gathering yang diinisiasi Bawaslu Bantul, Senin (11/11/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Ketua Bantul, Didik Joko Nugroho, menyatakan media massa berperan penting dalam pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Bantul 2024. 

Peran penting tersebut diharapkan dapat mewujudkan pilkada yang demokratis dan bermartabat, sehingga terpilih pemimpin yang berkualitas.

“Mengingat peran penti itu pula maka kolaborasi Bawaslu dan media massa dalam sangat diperlukan. Kerjasama kedua belah pihak sudah terjalin baik selama ini,” kata Didik saat membuka media gathering dan expose hasil pengawasan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Bantul 2024, Senin (11/11/2024).

Sementara itu Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib, menyampaikan media massa merupakan pilar keempat demokrasi. Media harus bersikap netral dalam pemberitaanya.          

Suasana media gatheting || YP-Supardi

“Jangan jadi media simpatisan yang menyebabkan masyarakat menjadi tak percaya kepada media yang bersangkutan,” tandas Muhammad Najib.

Dikatakan, misi KPU lebih menekankan pada bagaimana pelaksanaan Pemilu/Pilkada. Sedangkan Bawaslu dan media massa berperan untuk controlling. Meskipun kondisi permainan keras, namun media dituntut tetap netral. Media tetap berada di tengah. Pelanggaran Pemilu/Pilkada Bantul 2024 terjadi di masyarakat, posisi media juga berada di tengah masyarakat.

“Fungsi Bawaslu ada dua pilar, melakukan pengawassan yaitu pelanggaran dari hasil pengawasanya dan laporan masyarakat serta hasil pengawasan Bawaslu itu sendiri,” tegasnya.

Versi temuan masyarakat yang netral tentunnya mempunyai peran yang sangat penting dalam mewujudkan Pilkada yang demokratis.

Pada kesempatan sama, Dosen Fakultas Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarya, Dr Zamroni SSos MSi, menyampaikan, kampanye hitam dalam Pilkada harus dihindari.

“Jangan ada bola liar yang justru dapat menjadi konsumsi media maintream yang justru akan menimbulkan hal negatif dalam demokrasi,” katanya. (Spd)


share on: