Masyarakat Antusias Ikuti Labuhan Merapi

share on:
Prosesi Labuhan Merapi 2023 di Sri Manganti, kawasan pada radius 2,5 km dari puncak Gunung Merapi, diikuti lebih dari seratus masyarakat asal Jawa Tengah dan DIY || YP-R Toto Sugiharto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Keraton Yogyakarta melaksanakan Hajad Dalem Sultan HB X Labuhan Merapi 2023, Rabu Wage (22/2/2023) pagi. Prosesi labuhan digelar di Sri Manganti, area pada radius 2,5 kilometer daripuncak Gunung Merapi. Prosesi dipimpin Wedana Suraksa Hargo Sihono (56) selaku Juru Kunci Gunung Merapi.

Sihono yang juga akrab dipanggil Mas Asih mengilustrasikan, prosesi Labuhan Merapi 2023 sebagai peringatan jumenengan (naik tahta) Sultan HB X. Prosesi diawali dengan pasrah tampi(serah terima) uba rampe labuhan di Kantor Kapanewon Cangkringan Kabupaten Sleman, Selasa Pon (21/2/2023). Sebelumnya abdi dalem utusan Keraton Yogyakarta juga kulanuwun melalui Panewu Depok.

BACA JUGA: Sengketa Akibat Salah Ukur Tanah Berujung Perdamaian

Uba rampe labuhan antara lain berupa peningset udaraga, destardara muluk,kampuh poleng ciut,  semekan bangun tulak,semekan gadhung mlati, semekan gadhung, nyamping kawung kemplang, nyamping cangkring, ses, wewangen, arta tindih, sela, dan ratus. Semua uba rampe yang disebutkan digelar dan diletakkan di atas permukaan batu tempat labuhan.

BACA JUGA: Danlanud Adisutjipto Lepas Keberangkatan JAT

Prosesi Labuhan Merapi 2023 yang jatuh pada Tahun Ehe 1956 mendapat perhatian dari masyarakat. Mereka antusias menyambut prosesi, bahkan sedikitnya seratusan orang sudah siap menyambut di gapura Sri Manganti sejak pukul 04:30 WIB. Mereka berdatangan berombongan dari ProvinsiJawa Tengah, antara lain Temanggung, Magelang, Klaten, dan Boyolali, serta masyarakat wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

BACA JUGA: Hariyanto SH: Pencekik Morgan Onggowijaya Bukan GK, Tapi Tersangka RO

Dua tahun sebelumnya, atau sejak 2020 hingga 2022 pelaksanaan labuhan dibatasi hanya untuk kalangan abdi dalem Keraton Yogyakarta beserta unsur terkait, seperti Tim SAR serta perangkat desa, serta aparatus negara lantaran pandemi Covid-19. Pasca pandemi pelaksanaan labuhan dibuka untuk umum.

BACA JUGA: 969 Gram Ganja dan 1008 Pil Sapi Dipasok dari Aceh, 2 Tersangka Diamankan dan Seorang Buron

“Saat pandemi yang naik (penyelenggara labuhan – red) dibatasi untuk 30 orang. Tahun ini meski sudah normal, tetap dikondisikan agar tetap aman. Harapan masyarakat dan juga kita semua dalam kondisi aman, Merapi juga aman. Allah memberikan keselamatan kepada masyarakat di sekitar Merapi dan terutama wilayah DIY,” ucap putra juru kunci Merapi mendiang Mbah Maridjan yang memimpinprosesi labuhan sejak 2009.

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Morgan: Tersangka RO Minta Maaf, Keluarga Korban Yakin GK Pelaku Utama

Sementara pada saat prosesi pasrah tampi dihadiri Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang menerima dhawuh dalem untuk dilaksanakan jajaran terkait dari Kapanewon Cangkringan, Kalurahan Umbulharjo serta Wedana Suraksa Hargo Sihono selaku pelaksana. (R Toto Sugiharto)

 


share on: