Yogyapos.com (SLEMAN) - Masuko Haryono terpilih sebagai ketua definitif masa bakti Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kabupaten Sleman melalui musyawarah daerah (Musda) yang berlangsung di Aula Bappeda Sleman, Minggu (8/9/2024).
Masuko akan mengemban amanah sebagai ketua selama periode 2024-2029, menggantikan Ketua PD DMI Sleman sebelumnya, Drs H Prawoto, yang meninggal dunia pada Oktober 2023.
Musda yang mengusung tema ‘Peran Masjid Mempersatukan dan Memakmurkan Umat’ kali ini dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah DMI DIY, Mangun Budiyanto MSi.
Mangun Budiyanto menekankan terkait fungsi dan tugas pokok DMI dalam mempersatukan dan memakmurkan umat melalui masjid.
“Ada lima pilar utama untuk kemakmuran masjid yaitu pertama, Baitullah terkait dengan ibadah lima waktu serta ibadah keagamaan lainnya misalnya kajian mendalami agama dilakukan di masjid,” ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, Baitul Maal dimana masjid sebagai tempat untuk menghimpun dana umat untuk dikelola secara syar'i serta dengan manajemen keuangan yang modern, yang ketiga Baitul Tarbiyah bahwa di masjid harus ada pendidikan misalnya TPA atau sejenisnya sesuai kondisi dan kesepakatan takmir.
“Yang ke empat yakni Baitul dakwah dimana masjid sebagai pusat dakwah dan informasi yang segar dan akurat serta untuk mengkaji ilmu agama yang mendalam dan Baitul Muamalah yaitu masjid harus melihat kebutuhan umat di lingkungannya atau masjid peduli lingkungan,” jelasnya.
“Sehingga, masjid tidak berdiri sendiri tetapi bisa kerjasama dengan lembaga lain, salah satunya dengan DMI,” sambungnya.
Sedangkan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang diwakili Drs H Ahmad Fauzi SAg MSi mengatakan jumlah bangunan masjid di Sleman sebanyak 4.126 unit, termasuk data jumlah Musholla yang sudah masuk data Simas Kemenag RI.
“Kerjasama DMI Kabupaten Sleman dengan Kemenag Sleman dapat terus dikembangkan melalui KUA setiap Kapanewon, yakni dengan mengaktifkan data Simas, disamping kuantitas juga diperhatikan bagaimana kualitas kondisi masjid dan upaya memakmurkannya,” tutur Fauzi.
Fauzi memaparkan pihaknya telah menggagas sejumlah inovasi, diantaranya, program Masjid Ramah Anak, program Rintisan Lomba MTQ Sekolah dan LKMS Yaitu Lomba Kebersihan Masjid di Sekolah (LKMS).
Ketua PD-DMI Sleman, Drs Masuko Haryono menjelaskan rangkaian musda juga dilakukan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan masa bakti 2019-2024 dan pemilihan ketua.
“Kami juga memutuskan beberapa program Komisi yaitu Komisi Organisasi, Komisi Bidang dan Program Kerja, serta Komisi Rekomendasi. Intinya siap memakmurkan masjid,” pungkas Masuko. (Opo)
