Yogyapos.com (PURWOREJO) - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) di Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag,Kabupaten Purworejo. Kegiatan KKN yang berlangsung selama Januari dan Februari ini direaliasikan dalam bentuk Pelatihan Pranata Cara (Public Speaking), Pelatihan Pemasaran UMKM dan bimbingan belajar untuk anak sekolah.
Pelatihan ini dilakukan oleh mahasiswa KKNT kelompok 55 yang terdiri dari Oni Kansa (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Retiana Maharani (Pendidikan Bahasa Inggris), Indah Sukmawati (Pendidikan Matematika), Anisa Dewi (Pendidikan Matematika) dan Faiqotul Munawwaroh (Pendidikan Matematika).
Koordinator Mahasiswa KKN Oni Kansa menjelaskan, salah satu alasan pemberian pelatihan Pranatacara kepada para anggota Karang Taruna , terdorong atas keprihatinan makin rendahnya penguasaan Bahasa Jawa khususnya Bahasa Jawa Krama di kalangan remaja. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat mengembalikan budaya lisan berbahasa Jawa yang sudah semakin langka.
“Kegiatan pelatihan ini berawal dari keresahan melihat generasi muda di desa Kedungkamal Purworejo yang kurang menguasai Bahasa Jawa Krama yang baik dengan penuturan yang benar,” ujar Kansa dalam rilis media yang diterima yogyapos.com, Selasa (1/2/2022)
Selanjutnya Kansa mengatakan, untuk kegiatan pelatihan Pranata Cara ini sudah dilakukan beberapa hari lalu di aula kantor Kepala Desa Kedungkamal dengan mentor dosen pembimbing lapangan Zuly Qurniawati SPd MHum dengan tema “Menjadi MC atau Pranatacara yang baik.
Kegiatan pelatihan diikuti 20 peserta yang berasal dari Karang Taruna Desa Kedungkamal.
Sedangkan kegiatan lain yang terus berjalan sampai akhir Februari ini adalah kegiatan Bimbingan Belajar. Jumlah peserta ini sengaja dibatasi, mengingat saat ini masih kondisi pandemi jumlah peserta yang hadir dibatasi.
Kansa berharap, melalui pelatihan ini para anggota Karang Taruna akan mendapatkan bekal ketrampilan Public Speaking yang dapat dipraktekan pada kegiatan kemasyarakatan.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKNT UMP Zuly Qurniawati menambahkan, tujuan KKNT oleh para mahasiswa itu adalah melakukan pengabdian sesuai bidang keilmuan yang mereka kuasai. Oleh karena itu, selain Pelatinan Pranatacara juga dilakukan Pelatihan UMKM agar ekonomi masyarakat desa dapat turut meningkat.
“Kebetulan warga Desa Kedungkamal ini merupakan perajin minyak kelapa. Karena itu, pada kesempatan ini warga desa juga diberikan pelatihan tentang pengolahan ‘kethak’ atau ampas minyak goreng yang oleh masyarakat disini disebut dengan ‘Tepo’. Hanya saja, selama ini mereka masih kesulitan untuk pemasaran,” ujar Zuly. (*/Sulistyawan Ds)
