Lukisan Bumi Resto Hadir Meramaikan Kompetisi Destinasi Kuliner di Yogyakarta

share on:
Area outdoor yang nyaman dan pelayanan yang ramah di Lukisan Bumi Resto || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Berada di wilayah Jalan Palagan-Sleman,  Lukisan Bumi Resto hadir membawa warna baru dalam industri kuliner yang terus berkembang pesat di Yogyakarta. Restoran dengan konsep menu ‘Indonesia Otentik’ menggabungkan kekayaan rempah Indonesia dengan perkembangan kultur Indonesia masa kini. Lukisan Bumi telah memberikan satu warna baru dalam industri kuliner di Indonesia.

Mengusung tema “Lestari Rasa”, Lukisan Bumi Resto memiliki misi untuk melestarikan cita rasa asli Indonesia melalui permainan racikan rempah berpadu dengan gaya suguhan masa kini.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-gkr-bendara-minta-media-massa-tak-gunakan-istilah-klitih-karena-mencoreng-pariwisata-yogya-9671

Seperti diketahui, rempah-rempah merupakan salah satu hasil bumi di tanah air, dan menjadi akar sejarah mendunianya Indonesia. Cerita ini ingin terus disampaikan melalui racikan menu Lukisan Bumi. Hal ini juga sejalan dengan arti nama dari Lukisan Bumi.

“Apapun yang kami ciptakan, merupakan hasil dan bagian dari Lukisan Bumi,” ujar Direktur sekaligus pendiri dari Lukisan Bumi Indonesia, Duke Yudhistira kepada yogyapos.com, Jumat (10/2/2023).

Menu spesial siap saji hanya dibandrol Rp 30.000 || YP-Supardi

Diungkapkan, konsistensi Indonesia otentik juga dijaga dengan pemanfaatan bahan baku yang lebih dari 97 persen menggunakan bahan baku lokal, dimana sebagian besar pula diambil dari petani dan pemasok serta produsen lokal. Pelayanan ramah dan hangat khas Indonesia juga menjadi nilai lebih yang ingin terus dijaga oleh Lukisan Bumi.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-universitas-alma-ata-naik-ranking-prof-hamam-hadi-akademisi-berwibawa-di-kancah-internasional-9662

Inipun akan memberikan kenyamanan dari sisi design bangunan, interior yang tepat dengan suasana bersebelahan dengan sawah milik petani setempat, serta area taman outdoor belakang membuat mata menjadi lebih segar. Terdiri dari 100 kursi, terbagi menjadi area semi outdoor dan area outdoor.

“Masing–masing area, kami berikan nama jenis rempah seperti Andaliman, Lawang dan lainnya, dimana kami harap dapat menamkan nilai dasar rempah Indonesia baik dari sisi internal kami maupun para pihak yang ikut terlibat dengan Lukisan Bumi. Dari masing–masing area, kami harap dapat menjawab kebutuhan para konsumen Lukisan Bumi, biasanya jika ingin ada acara keluarga besar, kami akan mengarahkan di area semi outdoor bagian depan yang kami beri nama Kayu Manis, jika ingin yang lebih sedikit privat, biasanya kami akan arahkan di area tengah yang kami beri nama Andaliman dengan pemandangan taman belakang serta sawah,” timpal Stephanus Ariowibowo, General manager dari Lukisan Bumi Indonesia.

Salah satu pengunjung bercengkerama dengan barista Lukisan Bumi || YP-Supardi

Tuturnya, semenjak pembukaan pada Oktober 2022, Lukisan Bumi menyajikan lebih dari 85 pilihan menu, dari menu makanan pembuka, makanan inti, makanan penutup, hingga kopi, teh, dan minuman herba. Sudah banyak menu yang menjadi pilihan penikmat kuliner yang datang, beberapa diantaranya 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kejari-sleman-membenarkan-sedang-menyelidiki-dugaan-penyelewengan-dana-hibah-pariwisata-9653

Menu khas yang tersedia nasi goreng lidah, perpaduan banyak rempah Indonesia yang lezat dan gurih, dengan potongan lidah sapi yang lembut dan hint rasa kecombrang sebagai pelengkap rasa. 

Goda-Gado Tempe, campuran sayuran seperti bayam, tauge atau kecambah, kacang panjang dan lain-lain ditambah bumbu spesial saus dari bahan dasar tempe dengan racikan bawang, gula jawa, dan bumbu rempah lainnya.

Iga gondrong, Iga bakar 4 tulang besar dengan daging-nya yang lembut, di dukung perpaduan rasa ketumbar, sereh, dan bumbu lainnya. Serta, sebagai pendukung, Iga gondrong disajikan dengan Kuah daging yang segar.

Lempeng sjamsihono, sebagai menu camilan dengan resep turun temurun keluarga yang unik, rasa yang manis dan lembut di lidah, dihidangkan dengan selai nanas dan strawberry homemade. 

Siap srupuuut merangsang kehadiran inspirasi || YP-Supardi

Turmeric Latte, campuran kunyit yang diracik bersama susu menjadi Latte, menghasilkan perpaduan rasa klasik bertemu dengan modern, sehingga anak muda dapat meminumnya tanpa harus mengernyitkan wajah mereka seperti meminum jamu.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-jcw-usut-tuntas-dugaan-korupsi-dana-hibah-pariwisata-9629

Sedangkan hidangan penutup es Lukisan Bumi, terdiri dari campuran beberapa buah tropis, dipadu dengan tape singkong, pandan, & durian sehingga mampu menimbulkan cita rasa meriah dan segar di mulut

Lukisan Bumi resto saat ini beroperasi setiap hari dan mulai 8 Februari 2023 menambah jam operasi mereka dari pukul 08.00 hingga pukul 22.00 WIB. “Lukisan Bumi adalah anak baru di Industri Kuliner Indonesia, dan kami masih terus bereksperimen menciptakan rasa lezat khas yang unik dengan memanfaatkan rempah-rempah dan bahan-bahan asli Indonesia. Kami harap menu yang kami ciptakan dapat membantu melestarikan rasa asli Indonesia, sehingga terus dicintai dan tak lekang oleh zaman,” pungkas Duke. (Spd)

 


share on: