Yogyapos.com (YOGYA) - LPPM ISI Yogyakarta melakukan uji luaran penelitian tentang musik tradisional yang didanai oleh Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Kemdikbudristek RI, di Aula SMPN 10 Kota Yogyakarta.
“Jadi kami berharap, hasil penelitian ini tidak hanya sebatas di meja saja. Tersimpan tak tersosialisasikan sehingga hanya menjadi penelitian yang tidak berdaya guna bagi publik. Maka dalam kesempatan uji publik ini kami mencoba menggali masukan dan kritikan. Agar proses penelitian yang baru sampai pada 80 persen ini lebih sempurna,” terang Koordinator Program LPPM ISI Yogyakarta Tri Mulyono melalui rilis yang diterima yogyapos.com, Selasa (27/8/2024).
Semenntara itu, Dr Eli Irawati SSn MA selalu ketua tim peneliti mengatakan bahwa produk hasil penelitiannya ini dapat dipergunakan oleh publik, khususnya kelompok pengguna para siswa inklusi. Dengan beragam langgam dan cengkok tembangan hasil produk penelitian ini bermanfaat bagi masyarakat.
Sesi diskusi
“Uji luaran penelitian ini secara proses baru sampai pada 80 persen. Maka semoga dengan masukan dari teman-teman SMPN 10 Kota Yogyakarta produk penelitian ini semakin berkualitas,” imbuh Dr Eli Irawati.
Salah seorang penanya yakni Thomas yang sekaligus instruktur dan juga kepala sekolah dengan siswa inklusif ini mengatakan sangat beruntung dapat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan LPPM ISI Yogyakarta ini.
“Kebetulan saya juga kepala sekolah. Hampir tiga puluh delapan siswa inklusi. Sangat senang dengan uji luaran penelitian ini. Karena produk dari penelitian ini akan memudahkan kami mengajar. Kami punya bahan untuk kami transfer ke para siswa inklusi. Terimakasih kami ucapkan,” tutur Thomas saat sesi dialog.
Diketahui, LPPM ISI Yogyakarta selalu meningkatkan kualitas dalam penelitiannya. Dan ini adalah penelitian yang kesekian kalinya. “Penelitian ini merupakan hasil kerja keras dari teman teman dosen,” jelas Tri Mulyono. (*/Ktr)
