Laboratorium Pengelolaan Sampah Murtigading Diresmikan

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih meresmikan Laboratorium Pengelolaan Sampah Desa Murtigading Kapanewon Sanden, di Pendapa Pemerintah Kalurahan ini, Rabu (2/6/2022).

Laboraturium ini didirikan berkat kerjasama UAD Yogyakarta,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, SMA Negeri 1 Bantul dan Takmir Masjid Agung Manunggal Bantul.       

"Acara peresmian laboratorium ini juga untuk memperingati Hari Lingkungan Hidul Sedunia (HLHS) Tahun 2021. Bantul bertekad ingin bersih dan mewujudkan bebas dan bersih sampah  di tahun 2025. Maka memerlukan dan membuat Laboatorium Pengelolaan Sampah dengan dukungan sejumlah pihak,” kata Halim dalam sambutannya. 

Selama ini banyak pihak yang hanya mengejar keuntungan dan memunculkan sampah tapi melupakan pengelolaannya. Sampah barang sepele namun harus dikelola agar menjadi barang jadi berharga dan bermanfaat serta bisa menghasilkam keuntungan bagi manusia. 

"Harapan saya Murtigading bisa menjadi pelopor dan percontohan pengelolaan sampah. Nantinya juga bisa ditiru dan direalisasikan oleh Kalurahan lainnya," tambah Halim. 

Skema pengelolaan sampah || YP-Supardi

Pada kesempatan sama, Wakil Rektor UAD, Rusdi Umar menyatakan sampah telah mejadi masalah serius di Bantul. Maka UAD Yogyakarta bertekad ingin membantu dalam pengelolaan sampah di Murtigading. 

"Yang kami lakukan antara lain membantu biaya (dana), pendampingan kepada BUMkal dengan menerjunkan sejumlah dosen dan mahasiswanya,” katanya. 

Pada kesempatan sama, Kepala DLH Bantul Ari Budi N dalam laporannya mengungkapkan, berbagai pihak yang ansik dalam pengegelolaan sampah di Laboratorium ini  UAD, SMA I Negeri Bantul, Takmir Masjid Agung Manunggal Bantul serta DLH Bantul.

Di sela acara ini, Ulu Ulu Murtigading, Budi Subowo dalam laboratorium ini bahwa sampah. rumah tangga yang telah dipiah pilah akan diproses menjadi barang jadi. Batang jadi satu diataranya berupa sabun. Sisa makanan yang ada untuk pakan ternak. (Spd)

 


share on: