Yogyapos.com (BANTUL) - Kuda Lady Aria milik Kusnadi Halim dari King Halim Stable Jawa Barat meraih Juara I kelas A Terbuka jarak tempuh 2.000 meter dalam pacuan kuda Piala Tiga Mahkota (Triple Crown) Seri I, di Stadion Sultan Agung (SSA) Pacar Bantul, Minggu (15/3/2020).
Sedangkan sebagai Juara II diraih oleh kuda Gagak Lumayung dari Sukun Tombo Ati Stable Jateng, dan Juara III diperoleh kuda King Savero dari Dago Stable Jabar.
Sementara kelas Piala Tiga Mahkota Seri I 2020 Juara I diraih oleh kuda Gallant Eclips milik Imam Hartono (Eclips Stable) Jawa Tengah, Juara II diraih kuda Panco asal Aragon Stable Jabar dan Juara III kuda Armegedon dari King Halim Stable.
Pertandingan yang diikuti oleh 122 kuda berbagai kelas dari berbagai wilayah Indonesia ini dibagi menjadi 19 race. Sejumlah kuda asal DIY juga mejadi juara, diantaranya kuda Adella milik Ir H Agus Nurhendra dari Pikatan Stable berhasil menjadi Juara III Kelas Pemula jarak tempuh 1.600 meter.
Pemberian tropy dan hadiah penghargaan uang bagi para juara dilakukan oleh Ketua PP Pordasi Triwatty Marciano dan sejumlah pegurus lain termasuk dari Pengda Pordasi DIY dan penyumbang tropy dsn hadiah termasuk dari Argomulya Raya Stble.
"Pemenang piala Tiga Mahkota Seri I nantinya akan mengikuti pertandingan sama seri berikutnya yaitu II dan III,” ungkap Komisi Pacuan PP Pordasi Harsoyo disela berlangsungnya pacuan ini.
Menurutnya, pacuan ini adalah sangat bergengsi karena yang memperebutkan piala ini adalah kuda-kuda pilihan yang umurnya maksimal tiga tahun. Pemenang di seri I nantinya akan bertanding di seri berikutnya yaitu II dan III. Meski pelaksanannya untuk seri II dan III belum tentu di Yogyakarta (Bantul). Tetapi kuda yang bertanding sangatlah berat dalam persaingannya. Pada pertandingan yang gratis bagi para penonton kali ini. Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano menyatakan pihaknya berharap agar pelaksanaan pacuan di berbagai wilayah di Indonesia harus ditingkatkan kualitasnya di lapangan untuk pacuan. “Tentu kami juga berharap ada perhatian dari Pemerintah Pusat dan Daerah,” pungkas Triwatty. (Supardi)
