Yogyapos.com (YOGYA) – Angka kriminalitas yang terjadi selama tahun 2022 meningkat dibandingkan tahun 2021. Pada 2021 tercatat 391 perkara terjadi peningkatan menjadi 704 kasus pada 2022.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Idham Mahdi SIK MAP saat jumpa pers akhir tahun 2022, di Mapolresta setempat, Selasa (27/12/2022).
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-puluhan-ribu-kendaraan-bermotor-masuk-ke-wilayah-yogyakarta-9259
“Di tahun 2022 ada penurunan PPKM di level 1 sehingga kegiatan masyarakat yang ada di Kota Yogya ini cukup meningkat, aktivitasnya cukup tinggi sehingga adanya kenaikan kejadian kriminalitas,” jelas Idham Mahdi kepada awak media.
Dari data tersebut, penyelesaian perkara terjadi peningkatan sebanyak 3,67 persen, yakni dari angka 270 pada 2021 naik menjadi 515 di tahun 2022. Kasus narkoba merupakan angka terbanyak yang berhasil diungkap.
“Adapun dari kejadian kriminalitas yang ada di wilayah Kota Yogyakarta kasus terbanyak adalah pengungkapan kasus narkoba sebanyak 120 kasus, kemudian curanmor 80 kasus, curat 51 kasus dan kenakalan remaja sebanyak 30 kasus,” ungkapnya.
Adapun untuk kejadian laka lantas dari tahun 2021 tercatat sebanyak 423 kejadian naik diangka 641 pada 2022. Dari kejadian tersebut ada kenaikan korban meninggal dunia dari 32 menjadi 38 jiwa.
“Ada korban luka berat ditahun 2021 sedangkan di tahun 2022 nihil, jumlah luka ringan dari 618 orang menjadi 929 orang di tahun ini, hal ini karena ada kelonggaran termasuk perkuliahan sudah tatap muka sehingga menyebabkan peningkatan adanya kejadian-kejadian ini,” bebernya.
Untuk data pelanggaran lalu lintas, pada tahun 2021 tercatat 3.287 pelanggaran mengalami kenaikan menjadi 6.720 dan upaya teguran dari angka 9.069 mengalami kenaikan menjadi 20.390 pada 2022.
Ditambahkan, dalam hal kesiapan pengamanan Natal 2022 dan tahun baru 2023 saat ini tengah digelar Operasi Lilin Progo 2022 yang berlangsung sejak 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023, yakni berupa kegiatan pengamanan kegiatan masyarakat termasuk pengamanan bagi wisatawan yang sedang berwisata di Kota Yogyakarta.
“Kita libatkan personel sebanyak 352 anggota, adapun jumlah anggota yang akan dilibatkan di malam tahun baru sebanyak 495 personel, kita libatkan instansi terkait, baik TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP kemudian teman-teman dari ormas, jumlahnya ada sekitar 1110 personel,”sebutnya.
Pihaknya juga mendirikan 4 titik Pos yang difunfungsikan sebagai pos pengamanan dan pelayanan, pos pengamanan ada 3 titik yaitu di Pos Pam Tugu, Pos Pam Kretek di Bantul dan Pos Pam di Titik Nol.
”Kemudian untuk pos pelayanan ada di sekitar Bonbin Gembira Loka, ini kita laksanakan demi untuk menciptakan situasi yang kondusif dan memberikan keamanan bagi masyarakat,’tutur dia. (Opo)
