Kondusif, Malam 1 Suro di Parangkusumo dan Parangtritis

share on:
Susana arus lalulintas menuju kawasan Parangkusumo dan Parangtritis || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Suasana malam pergantian tahun baru Islam 1445 H (1 Muharam/1 Suro) di sejumlah tempat wisata religi di Bantul secara umum dipadati pengunjung. Meski banyak warga masyarakat, namun kondisinya tetap kondusif.

Sejumlah tempat yang nampak ramai pengunjung melakukan ritual diantaranya Makam Syeh Maulana Magribi, Makam Syeh Belabelu dan Pantai Parangkusumo kawasan Pantai Parangtritis, Makam Raja Raja Mataram dan Goa Cerme Imogiri.

“Secara umum pengamanan malam pergantian 1 Suro lancar dan situasinya kondusif. Kami menurunkan 545 personel untuk pengamanan,” tutur Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta melalui Kasi Humas Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Selasa (19/7/2023).

Saat malam pergantian 1 Suro, Polres Bantul telah menerapkan sistem buka tutup dan pemecahan arus lalu lintas di Jalan Yogya-Parangtritis. Selain itu pengalihan arus di Pantai Parangtritis.

Polisi siaga di pinggir jalan menuju TPR Parangtritis || YP-Supardi

“Meski arus lalu lintas cukup padat namun berkat upaya  itu menjadi lancar. Tentang ada dan tidaknya kecelakaan lalu lintas belum diketahui pasti,” sambungnya.

Di Parangkusumo diselenggarakan pentas wayang kulit semalam suntuk dengan Dalang Ki Anom Suroto asal Jawa Tengah.

Di Makam Syeh Maulana Magribi dan Makam Syeh Belabelu, Cepuri Parangkusumo Parangtritis pada umumnya para pengunjung melakukan ritual diantaranya nyekar. Di Panjimatan Imogiri, ritualnya ziarah dan mubeng (mengelilingi) beteng makam.

Sementara pada malam itu banyak masjid yang juga mengadakan gelar doa bersama. Sedangkan di kampung-kampung waraganya juga menggelar malam tirakatan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, jumlah pengunjung Pantai Patangtritis masih direkap sehingga belum diketahui pasti. “Namun setidaknya lebih 10 ribu orang pengunjung,” katanya. (Spd)

 


share on: