Yogyapos.com (YOGYA) - Polisi membenarkan telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya pria warga Kapanewon Depok inisial JTM (31) yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan, Jalan Kusumanegara, Umbulharjo Yogyakarta, Selasa (23/8/ 2022) malam.
Kebenaran insiden tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja SH. Pihaknya saat ini tengah lakukan identifikasi kepada korban guna mengetahui pemicu kematian korban, selain itu pihaknya memburu pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian korban.
“Benar tadi malam ada peristiwa penganiayaan yang berakibat korban meninggal dunia. Korban meninggal dunia inisial JTM kelahiran tahun 1991, alamat Condong Catur Depok Sleman, pekerjaannya sebagai karyawan swasta,” jelas Timbul Sasana Raharja kepada wartawan, Rabu (24/8/2022).
Mengenai kronologi kejadian, ungkap dia, bermula pada saat berlangsung rapat di Asrama Mahasiswa Papua pada Selasa tanggal 23 Agustus 2022, tiba-tiba ada yang melempar dengan sandal selanjutnya terjadilah keributan.
“Pada saat rapat berlangsung, kemudian ada yang melempar dengan sandal, selanjutnya terjadilah keributan, menyadari korban cuma datang berempat kemudian memutuskan untuk keluar dari rapat dengan maksud meninggalkan lokasi, akan tetapi di depan pintu sudah dihadang beberapa orang dengan membawa sajam,” ungkapnya.
Saat dihadang, lanjut dia, lantas korban bersama dengan sejumah temannya berusaha mencoba untuk melarikan diri akan tetapi naas korban terkena hantaman atau sabetan senjata tajam pada kepala bagian belakang yang mengakibatkan korban jatuh tersungkur.
“Saat ini korban berada di RS. Hardjo Lukito untuk dilakukan identifikasi untuk bisa mengetahui penyebab kematian korban,” imbuh dia. (*/Opo)
