King Fadh Holy Printing di Madinah, Setiap Tahun Memproduksi 207 Juta Al-Qur'an

share on:
Antrean cukup panjang untuk dapat memasuki ruang utama percetakan Al-Quran || YP-Eko Purwono

MENUNAIKAN ibadah umroh di Tanah Suci Makkah merupakan impian bagi setiap Muslim di berbagai penjuru dunia. Selain beribadah, para jamaah berkesempatan pula melakukan wisata umroh dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan tentunya hal tersebut menjadi kenangan serta pengalaman yang tak kan terlupakan.

BACA JUGA: Masjid Al Ghamamah, Di Sinilah Rasulullah SAW Memohon Hujan dari Ujian Kemarau Panjang

Seperti halnya yang dirasakan jurnalis yogyapos.com ketika mengunjungi percetakan Al-Quran King Fahd Holy Quran Printing Complex, tercatat sebagai yang terbesar di dunia, terletak di wilayah Kota Madinah.

Ruangan percetakan Al-Quran sangat bersih dan steril, pengunjung dapat menyaksikan dari lantai di atasnya || YP-Eko Purwono

Menurut informasi yang dihimpun, percetakan Al-Quran ini di bawah kewenangan Kementerian Urusan Agama, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi,  yang memang khusus mencetak Al-Qur`an dan mulai beroperasi sejak tahun 1984.

Sebelum  memasuki ruang percetakan Al-Quran, para jamaah disarankan untuk antri satu persatu, lantaran jamaah dari berbagai penjuru dunia datang bersamaan di lokasi ini.

BACA JUGA: Menikmati Malam Selepas Isya, Kata Pedagang Mekkah: Jokowi Bisa!

Saya bersama rombongan jamaah umroh Batik Travel Sleman butuh waktu sekitar 40 menit untuk dapat menyaksikan secara langsung proses percetakan Al-Quran dalam suatu gedung yang luas dan terlihat sangat bersih.

Kami diarahkan masuk ke lantai dua, di lokasi itu dapat disaksikan beberapa salinan mushaf Alquran dengan berbagai terjemahan bahasa di dunia, termasuk bahasa Indonesia.

Penampakan bagian depan King Fahd Holy Quran Printing Complex || YP-Eko Purwono

Ucap syukur, ternyata setiap jamaah yang mengunjungi lokasi proses percetakan Al-Quran ini mendapatkan masing-masing satu Al-Quran secara cuma-cuma.

BACA JUGA: Ke Museum Wahyu Jabal Nur, Seolah Berada di Tengah Kehidupan Para Nabi

Percetakan ini dibangun pada tahun 1984 oleh Raja Fahd yang setiap tahunnya menghasilkan 207 juta eksemplar kitab-kitab Al-Quran, Hadits Nabi, tafsir, dan buku Yasin dalam berbagai bahasa untuk kemudian didistribusikan ke seluruh dunia.

Kami pun berharap kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT. (Eko Purwono)

 

 

 

 

 

 


share on: