Yogyapos.com (SLEMAN) -Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang penuh kebahagiaan bagi umat Muslim setelah sebulan penuh menunaikan ibadah shaum Ramadhan.
Demikian disampaikan Kiai H Raden Nurhadi pengasuh Pondok Pesantren Jogokerten dalam khutbah usai sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijrah, di Masjid Al Iman Krapyak Triharjo Sleman, Senin (2/5).
Kiai Nurhadi juga menyampaikan Idul Fitri bermakna kembali ke fitrah asal mula manusia anak baru lahir. “Secara subtansi Idul Fitri kembali suci seperti bayi yang pertama kali lahir di bumi. Kembali suci diampuninya segala dosa manusia yang terkait dengan Allah SWT,” sambungnya. Idul Fitri juga hari bertambahnya barokah bagi umat Islam, kemenangan setelah melaksanakan puasa serta sholat tarweh ramahan.
Sebagai umat Islam sudah selayaknya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberi nikmat. Manifestasi kebersyukuran itu dengan mengumandangkan tasbih dan tamid sacara penuh iklas.

KH Raden Nurhadi (kanan) || YP-Agung DP
“Atas segala keberkahan nikmat ini, diharapkan kita mampu menjaga dan meningkatkan keimanan hinga dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya,” pungkas.
Sholat Idul Fitri di Masjid Al Imam ini tetap menaati Prokes, diikuti ratusan jamaah. Usai shalat mereka saling bersalam-salaman, saling memaafkan. Suasana kegembiraan nampak di wajah jamaah, tua maupun muda dan anak-anak. (Agn)
