Kemenparekraf Restui 'Jogja Menari' Jadi Ajang Festival Tari Internasional

share on:
5.142 Penari ikut serta menyemarakkan event Jogja Menari 2022 di Kawasan Taman Wisata Candi Prambanan, Minggu ( 18/11/2022) || YP-Sulistyawan DS

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 5142 orang penari tampil dalam Jogja Menari 2022 yang berlangsung di Kawasan Taman Wisata Candi Prambanan, Minggu (18/12/2022). Peserta terdiri dari segala usia dan berasal dari berbagai daerah dan masing-masing peserta membawakan tarian “Nusantara Harmoni“.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-edy-prabowo-se-jangan-terulang-insiden-korban-jiwa-anggota-pps--9422

Jogja Menari merupakan salah satu rangkaian kegiatan Lustrum ke-13 SMAN 1 Yogyakarta dan tahun ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk ke-dua kalinya. Selain bertujuan untuk melestarikan seni budaya khas Nusantara, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai upaya merekatkan  kebhinekaan antar elemen bangsa.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-partai-ummat-buka-peluang-masyarakat-jadi-caleg-tak-memungut-mahar-dan-biaya-administrasi-9418

Ketua Panitia Lustrum SMAN 1 Yogyakarta Muhammad Romahurmuzy menjelaskan, merupakan upaya darui KATY untuk mengjidupakn seni pertunjukan nusantara. Kegiatyan ini tidak hanya menarik minat peserta dari Yogya saja, tetapi juga dari luar kota. Untuk tahun ini ter catat peserta terjauh berasal dari Sulawesi Selatan .

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-diresmikan-rumdis-wabup-bantul-menelan-biaya-rp-42-m-9408

“Saya kira kegiatan ini cocok menjadi forum tingkat dunia, bukan hanya tingkat Yogya,” ujar Romahurmuzzy yang akrab dipanggil dengan sebutan Gus Rommy ini.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-darmaningtyas-kurikulum-merdeka-belajar-lahirkan-generasi-proyek-8798

Ditambah Rommy, Jogja Menari merupakan realisisasi dari semangat untuk menunjukkan semangat kebhinekaan. Melalui kegiatan ini wacana kebhinekaan bukan hanya menjadi wacana tetapi  sudah diselenggarakan dalam bentuk kegiatan yang nyata.

Dibanding tahun lalu, lanjut Rommy, jumlah peserta tahun ini  tercatat lebih banyak dan menurut rencana untuk tahun depan, akan dibuka untuk peserta dari luar negeri.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-alouvie-berhasil-bebaskan-klien-demi-hukum-233

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Rizky Handayani menyampaikan, Yogyakarta sudah sejak lama terkenal dengan kreatifitasnya. Banyak sekali acara budaya dan kegiatab kreatif yang digelar di kota ini. Oleh karena itu, kegiatan Jogja Menari semakin menegaskan predikat Yogya sebagai kota budaya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-dugaan-kekerasan-alouvie-sh-klien-kami-korban-yang-malah-jadi-korban-lagi-2370

“Event ini sebenarnya bisa diangkat menjadi event  yang skalanya lebih besar. Sebab sampai saat ini  belum ada festival tari yang dikemas secara masif. Jadi Jogja Menari ini bisa diangkat sebagai salah satu event tingkay Internasional,” ujar Handayani.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-berbulanbulan-mendekam-di-tahanan--soeharso-kini-lepas-demi-hukum-menghirup-udara-bebas-238

Handayani menyarankan, untuk kegiatan tahun depan hendanya bukan sekadar Festival Tari semata tetapi juga dilengkapi dengan workshop seni tari dan kebudayaan dengan waktu penyelenggaraan yang lebih lama lagi.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-konstituen-diy-minta-tim-formatur-dan-dpp-angkat-alouvie-sebagai-ketua-dpw-4357

Dalam catatannya, banyak sekali proposal yang masuk ke Kemenparekraf mengenai kegiatan pementasan seni tari dari berbagai negara. Oleh karena itu  pihaknya membayangkan jika banyak generasi  muda yang menguasai tarian dan tampil di luar negeri, maka hal itu dapat menjadi salah satu sarana promosi wisata yang strategis kepada wisatawan mancanegara.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-owner-legian-resto-ny-vita-kerugian-sekitar-rp-500-juta-2875

Selain itu, penyelengaraan kegiatan Festival yang dilengkapi dengan pameran UMKM ini juga dinilainya sangat positip karena mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dan mendorong penciptaan lapangan kerja. (Sulistyawan Ds)


share on: