Kekeringan Melanda Banyurejo, Warga Kekurangan Tangki Penampungan

share on:
Warga Banyurejo mengantri untuk mendapatkan air bersih || YP-Ist

Yogapos.com (SLEMAN) - Dihentikannya aliran air di Selokan Mataram dan Van der Vijck diduga menjadi pemicu kekeringan sebagian wilayah Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel. Langkah antisipasi dilakukan BPBD Sleman. 

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan menuturkan, kekeringan di wilayah Banyurejo Tempel menjadi atensi instansinya, sejauh ini telah didistribusikan sebanyak 14 tangki hidran umum (HU) merupakan barang pinjam pakai dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BP2W) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

“Kami distribusikan 12 unit HU pinjam pakai BP2W,10 unit harus nambal karena bocor, dan 2 HU dari DLH Sleman,” kata Makwan, Sabtu (26/10/2024). 

Makwan menjelaskan, titik distribusi meliputi sejumlah titik, yakni SDN Banyurejo, Dusun Jambean, Tangisan, Klajoran dan Plambongan. Lokasi droping air bersih ditentukan Jogoboyo, apabila HU sudah dipasang kran langsung didroping air. 

“Mulai hari ini didroping air bersih semoga warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih”jelasnya.

Sementara itu, Jogoboyo Kalurahan Banyurejo Irwan Darmanta, menyampaikan ucapan terimakasih kepada BPBD Sleman yang telah merespon laporan Pemkal, kebutuhan warga sekitar 20 unit HU. Droping HU untuk dipasang di wilayah Banyurejo yang mengalami kekeringan || YP-Ist

“Sementara baru dikirim 12 HU, semoga segera ditambah agar semua titik terdampak ada HU nya. Dikhawatirkan krisis air bersih ini meluas, seperti tahun 2023 ada 33 HU,” jelas Irwan. 

Irwan mengungkapkan, sejumlah warga yang terdampak kekeringan yaitu di Duain Jambean sebanyak 202 KK atau 448 jiwa, Duain Tangisan 29 KK (71 jiwa), Dusun Plambongan Plambongan 25 KK (66 jiwa) ada 8 ekor sapi dan 9 ekor kambing di kandang. Dusun Senoboyo 10 KK atau 35 jiwa, Dusun Bulan 8 kk (27 jiwa) dan di SD Banyurejo ada 4 hingga 9 guru dan 22 siswa. 

“Semoga segera turun hujan dan selokan Mataram segera mengalir walaupun waktu pematian blm selesai,” tuturnya. 

Pihaknya juga membuka donasi bagi para donatur baik pribadi maupun perusahaan untuk membantu kekurangan air bersih di wilayah Banyurejo dengan CSR nya baik berupa HU ataupun air bersih. (Opo) 


share on: