Ke Museum Wahyu Jabal Nur, Seolah Berada di Tengah Kehidupan Para Nabi

share on:
Pengunjung disuguhi  salah satu video animasi di Museum Wahyu || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (MAKKAH) - Bagi jamaah umroh maupun haji dan peziarah pada umumnya yang ingin memperkaya pengetahuan agama di Kota Suci Makkah, kini tersedia destinasi berupa Museum Wahyu, di kaki Jabal (Gunung) Nur atau Gua Hira, yang menampilkan animasi turunnya wahyu.

Animasi dengan teknologi tinggi ini menjelaskan turunnya wahyu serta kisah Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Musa, Nabi Isa hingga Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi destinasi wisata sejarah di Kota Makkah. Berkunjung ke tempat ini seolah kita berada di tengah kehidupan nabi-nabi.

BACA JUGA: Bersama Jutaan Umat di Monas, Anies Baswedan: Kita Kirimkan Pesan Kebangkitan untuk Palestina

Kami pun, dengan didampingi Ustadz Setiyawan dan Uztadz Kilat Sambudi, bersama rombongan umroh Batik Travel menyempatkan untuk mengunjunginya. Lokasi museum ini berjarak sekitar 4 km dari Baitullah atau Bait Allah atau Ka'bah di Makkah.

Replika Jabal Nur atau Gua Hira || YP-Eko Purwono

Sempat terkejut. Pasalnya, Pemandu Museum merupakan anak-anak muda asal Indonesia yang mengantarkan setiap episode film dengan bahasa Indonesia. Narasi dan teks filmnya sendiri berbahasa Arab dan Inggris. Ditampilkan pada layar video dinding melengkung dengan tata suara yang jernih.

BACA JUGA: Aksi Bela Palestina di Monas Dihadiri Sejumlah Menteri

“Menurut informasi, kalau pemandu semuanya warga Indonesia, merupakan mahasiswa aktif di Universitas Umm Al-Qura di kota Makkah, tapi kalau petugas di toko sebagian mahasiswa sebagiannya bukan,” kata Uztadz Kilat Sambudi disela kunjungan, Sabtu (11/11/2023).

Museum ini diawasi oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Suci Makkah dan Tempat Suci, dan dianggap sebagai landmark budaya. Proyek ini berkontribusi untuk memperkaya pengalaman religius dan budaya para jamaah dan penduduk Makkah, salah satu tujuan dari program Visi Kerajaan Arab Saudi 2030.

Dilengkapi sejumlah bangunan kecil yang menampilkan galeri  sketsa, foto, lukisan, dan informasi sejarah gua hiro, sejarah kota mekkah, hingga peristiwa Nabi Muhammad SAW menerima wahyu.

Pemandu memberi penjelasan kepada pengunjung, dia merupakan mahasiswa aktif di Universitas Umm Al-Qura di kota Makkah || YP-Eko Purwono

Didesain pintu masuk dibuat seperti lorong gua yang panjang dan melengkung, dengan variasi ornamen bebatuan, pengunjung dipersilahkan duduk untuk menonton dalam versi bahasa Arab, selanjutnya pemandu mempresentasikan dengan Bahasa Indonesia.

BACA JUGA: Wamenkumham Resmi Tersangka Gratifikasi, Belum Ada Informasi Penahanan

Usai mendapatkan sajian animasi dan penjelasan, pengunjung disajikan aneka souvernir dan pernik-pernik khas Arab Saudi yang dijual di toko yang menyatu dengan bangunan Museum, di situ ada salah satu petugas toko orang Arab yang menurut informasi bernama Aiman, menawarkan barang dengan berbahasa Indonesia, bahkan dia mengenal tokoh-tokoh penting di Indonesia, seperti Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, tak terkecuali Joko Widodo dan Ganjar Pranowo.

Kami tentu bersyukur dan gembira dapat berkunjung ke Jabal Nur. Harapan pemandu museum semoga kunjungan para peziarah ke tempat bersejarah kebangkitan Islam itu dapat menambah, bukan saja wawasan tetapi juga peningkatan keimanan. “Amiin,” tukas kami, para peziarah. (Opo)

 

 

 

 

 

 


share on: