KDMP di Banyurejo Terbentuk, Tapi Masih Cari Lahan untuk Bangunan Fisik

share on:
Saparjo ST, Lurah Banyurejo Kapanewon Tempel saat ditemui, diruang kerjanya || YP-Agung DP 

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah Kalurahan di Kabupaten Sleman masih menghadapi banyak kendala. Salah satunya di wilayah Kalurahan Banyurejo Kapanewon Tempel.

BACA JUGA: BBWSSO Gercep Kerahkan Excavator Normalisasi Sungai Bulus, Warga Sampaikan Apresiasi

"Kalau di Banyurejo saat baru terbentuk pengurus dan anggotanya saja. Kegiatannya belum berjalan masih menunggu bangunan fisiknya, namun simpanan wajib sudah berjalan," ungkap, Saparjo ST, Lurah Banyurejo Tempel kepada yogyapos.com, di kantornya, Senin (25/5/2026).           

BACA JUGA: Slemania, Karnaval dan Multitude

Suparjo mengungkapkan, di kalurahan lain pembangunan fisiknya sudah berjalan dan sudah terima mobil. Sedangkan di Kalurahan Banyurejo tidaklah demikian. Meski begitu, semua sawah produktif juga kebetulan dilewati Selokan Mataram dan Selokan Van der Wicjk. Artinya kecukupan air untuk tanaman padi itu sangat mungkin.

BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Salurkan 44 Ekor Kambing dan Siap Sembelih 6 Sapi

“Dengan aliran air itu bisa panen tiga kali, bahkan sempat diprogram empat kali panen,” jelasnya.                                                         

Dari situ, jelasnya, setelah diadakan pengecekan kerjasama dengan DPRD Sleman, ternyata lahan untuk KDMP itu sangat sulit ditemukan karena lokasi strategis terletak pinggir jalan merupakan lahan hijau untuk pertanian.

BACA JUGA: Meriah! Ratusan Orang Ikuti Senam Sehat Sambut Hari Jamu Nasional di Pakualaman

"Tanah kas desa kita hijau semua, kita masih kesulitan mencari lahan untuk KDMP,” tandasnya.                   

"Memang ada lahan kuning beberapa tempat tapi bekas kandang kelompok, sedangkan kandang kelompok posisinya tidak strategis posisi ada di dalam.Kamimenginginkan kalau bisa KDMP secara fisik. berada yang strategis yang mudah di jangkau," sambungnya.                                       

BACA JUGA: 76 Indonesian Downhill Yogyakarta: Andy Prayoga Juara 'Men Elite', Milatul Khaqimah 'Women Elite'

Saparjo masih berharap kalau ada aturan yang membolehkan atau ada kebijakan lain khususnya di Banyurejo karena memang belum menemukan lokasi yang tepat dan strategis untuk pembentukan bangunan fisik KDMP.                   

BACA JUGA: Panduan Wisata Multisensori Inklusif, Begini Maksudnya

"Bagaimana ceritanya bangunan sekeren itu, kemudian dikasih armada mobil KDMP kalau jalan masuknya sempit dan sepi. Namun kami mendukung program ini, programnya bagus mudah-mudahan dapat kita rasakan dengan baik,” ujarSaparjo. (Agn)


share on: