Yogyapos.com (YOGYA) - Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama SSos MHan mewakili Danrem 072/Pamungkas menghadiri Sarasehan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 tema "Berdaya, Inklusif, dan Adaptif di Era Digital" di Gedhong Pracimasana, Yogyakarta, Senin (18/6/2026).
BACA JUGA: 76 Indonesian Downhill 2026 Bergulir Tiga Seri, Bakal Semakin Ekstrem dan Menantang!
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber diantaranya Peneliti Pusat Studi Pancasila UGM Maheswara Utama BPIP RI Hendro Muhaimin MA, Ketua KPAID Kota Yogyakarta Sylvi Dewajani SPsi MSc dan KIM Ngesti Tritunggal Dwi Nur Rahman SPd.
BACA JUGA: Kemah Hizbul Wathan SMA Muhi Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Sosial
Kepala Diskominfo DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho SIP MSi dalam sambutannya menyampaikan pentingnya solidaritas warga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di Yogyakarta. Lingkungan keluarga dan warga merupakan pilar paling utama dalam pendidikan anak.
BACA JUGA: Libur Panjang, Pertamina Tambah Penyaluran Nasional 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
"Komitmen penuh pemerintah terhadap prinsip kesetaraan dan inklusivitas pelayanan publik, tidak ada masyarakat terlewatkan untuk pelayanan semua diperhatikan siapapun itu sama" ujarnya
BACA JUGA: Pergelaran Wayang Kolosal HUT ke-110 Sleman Libatkan 15 Dalang
Lebih lanjut, beliau juga mengatakan rendahnya budaya literasi digital dan bahaya penyebaran informasi palsu, anak di usia emas sangat rawan terpapar konten negatif, kecanduan layar, hingga ancaman kejahatan siber karena belum memiliki benteng filter yang kuat.
BACA JUGA: Bersama Gus Muwafiq, Ribuan Orang Ikuti 'Sleman Bersholawat' di Lapangan Denggung
"Tantangan untuk semua usia, kerentanan ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga orang dewasa dan lansia yang kerap terjebak polarisasi, penipuan digital, serta manipulasi informasi di media sosial," ucapnya.
BACA JUGA: Sukses 'Phoenix Cup #3 2026' P3SI di Lapangan Karanggayam, Ini Daftar Juaranya
Selanjutnya, dipaparkan materi oleh narasumber tentang Kebangkitan nasional dan ancaman polarisasi di era digital, Gawai sehat dalam tumbuh kembang anak, dan Pemanfaatan media digital untuk menyebarkan nilai nasionalisme. (*/Red)
