Kasat Pol PP Bantul: Gakkum Pencegahan Covid-19 Dinilai Efektif

share on:
Tim gabungan Pol PP, Polri dan TNI giat Gakkum Prokes ke cafe-cafe || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Operasi penegakan hukum (Gakum) pencegahan kerumunan massa yang dilakukan oleh Tim Gabungan (Satpol PP, Polri dan TNI) dinili cukup efektif untuk upaya pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Bantul.

“Hasil analisa kami secara kasar menunjukkan bahwa operasi gakum mampu menekan penyebaran Covid -19 di tengah masyarakat,” kata Kasat Pol PP Bantul, Yulius Suharta, kepada Yogyapos.com, di Bantul, Kamis (4/2/2021).

Alasannya, kata Yulius, dengan adanya dan diberlakukannya intruksi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah DIY tentang Pengetatan Secara Terbatas  Kegiatan Masyarakat (PJTKM), ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabulaten Bantul. Sat Pol PP, Polri dan TNI Bantul melakukan operasi Gakum di wilayah kerjanya dengan cara membentuk Tim Gabungan.

Tim ini melakukan operasi di tempat tempat vital yang dinilai sekirslanya potensial untuk kerumunan massa. Lokasi ini meliputi caffee, restauran, super market, dan tempat keramaian lainnnya. Intinya ini memberikan edukasi dan mengajak masyarakat agar tidak melakukan kerumunan, karena kerumunan potensial untuk penyebaran Covid-19.

Informasinya semula jumlah pendarita Covid-19 yang ada di Bantul sekitar 800. Pada puncaknya pada tanggal 25 Januari 2021 mencapai 1.100 lebih, namun kini cenderung mulai berkurang. Ini berkat adanyanya perpanjangan waktu  PSTKM. Selain itu juga pengaruh operasi Gakum di masyarakat oleh Tim Gabungan.

“Hasil operasi Gakum ada beberapa coffe dan market yang kurang menghiraukan PSTKM. Maka mereka diberikan sangsi edukasi berula tutup untuk sementara waktu. Dan bila buka kembali harus memenuhi ketentuan yang ada,” jelas Yulius.

Ia menambahkan, karena adanya operasi Gakum hasilnya dinilai cukup signifikan dan positif, maka Tim Gakum Bantul tetap akan mengadakan operasi disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi pandemi Covid-19. (Supardi)

 


share on: