Yogyapos.com (YOGYAKARTA) - Yogyakarta merupakan Kota Pelajar, terdapat pelajar yang berjumlah 1/3 dari total penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam upaya mencegah kejahatan jalanan yang dilakukan anak dibutuhkan peran dari semua pihak, terutama peran seorang Ibu untuk lebih proaktif dalam melakukan pengawasan.
Hal tersebut disampaikan Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan saat berdialog dengan 74 wanita dari organisasi perempuan wilayah Kota Yogya dalam 'Jumat Curhat' di sebuah rumah makan di Gondokusuman, Yogyakarta, (4/8/2023) .
“Ibu-ibu ini memiliki power lebih di dalam keluarga, untuk itu mari kita menyelamatkan anak-anak kita agar tidak menjadi pelaku atau korban kejahatan jalanan tersebut,” kata Kapolda.
Dijelaskan, meski secara angka jumlah kejahatan jalanan menurun akan tetapi kejahatan jalanan ini masih menjadi pekerjaan rumah bersama Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, mayoritas pelaku kejahatan jalanan tersebut merupakan pelajar.
“Walaupun secara data jumlah kejahatan jalanan turun akan tetapi Kapolda mengatakan agar kita menolak lupa, maksudnya adalah kejahatan jalanan ini masih merupakan pekerjaan rumah kita bersama,” tuturnya.
Turut hadir di acara ini Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar, dirinya menanggapi pertanyaan peserta terkait knalpot blombong, terlebih menjelang kampanye pemilu 2024.
“Setiap malam sejak bulan Januari kami telah melakukan hunting, namun kedepan kami akan bertindak tegas agar tidak menggunakan knalpot brong saat kampanye,” sebut Kombes Pol Saiful Anwar. (*/Opo)
