Yogyapos.com (BANTUL) - Pembangunan di Wilayah Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul diarahkan untuk mengembangkan berbagai potensi wilayah, yang diniscayakan sebagai modal dasar.
Hal itu diungkapkan oleh Panewu Banguntapan I Nyoman Gunarsa dalam Musyawarah Rencanan Pembangunan (Musrenbang) 2025 untuk pembangunan tahun 2026, di Pendapa Kapanewon Banguntapan, Senin (10//2/2025).
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pemkal-condongcatur-sosialisasi-gerbang-sik-asik-ini-maksudnya-16373
“Semua Kalurahan di Banguntapan yang secara geografis merupakan perbatasan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul banyak memiliki aneka potensi, bahkan kini mulai berkembang dan diharapkan akan lebih baik dalam pengembanganya,” katanya.
Potensi tersebut diantaranya adanya Situs Goa Siluman yang dimungkinkan direvitalisasi untuk pariwisata dan ekonomi. Selain itu juga beberapa waktu lalu juara nasional tentang moderasi beragama.
BACA JUGA: Ikatan Wartawan Online Indonesia Peringati HUT ke-7 dan HPN 2025
Kalurahan Baturetno sebagai desa rintisan budaya dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi kalurahan budaya. Banyak jenis tradisi di dalamnya untuk menguatkan ekonomi wilayahnya.
Pemberian penghargaan PUD || YP-Supardi
Kalurahan Potorono mempunyai embung desa yang cukup dikenal di dunia wisata. Kalurahan Wirokerten punya wahana desa dan juara nasional pelestarian alam yang hasil kreasi generasi milenial.
BACA JUGA: Berdiri Sejak 2018, RSKIA Yogya Sukses Lahirkan 47 Bayi Tabung
Sedangkan Kalurahan Jagalan dan Singosaren memiliki potensi sejarah yaitu Masjid Mataram Kuno dan Makam Raja Mataram Panembahan Senopati yang sejak lama terkenal untuk wisata.
“Itu semua diharapkan akan terus dikembangkan sebagai modal.dasar pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja dan penanganan stunting,” lanjutnya.
Diketahui bahwa usulan pembangunan infrastruktur dan yang non di Banguntapan seluruhnya sekitar Rp 1.250.000.000.
Pada kesempatan sama, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Bantul, Fenti Yusdhayanti mengungkapkan, pembangunan Bantul salah satu tantangannya penyusutan lahan pertanian.
BACA JUGA: Polres Bantul Ungkap Peredaran Miras Berkedok Warung Pakan Ternak
“Maka menurut Bupati Bantul Abdul Halim Muslih untuk mengupayakan ketahanan pangan, diberlakukan pembebasan pajak lahan pertanian yang untuk ketahanan pangan,” papar Fenti.
Acara Musrenbang juga diselingi pemberian penghargaan tentang PUD dan yang lainya. (Spd)
