Yogyapos.com (SLEMAN) - Kampung Emas Margo Agung yang terletak di Dusun Krapyak IX, Desa Margo Agung Seyegan , Sleman Yogyakarta dinyatakan siap menerima kunjungan wisatawan. Selain infrastruktur di desa ini sudah dibangun, di beberapa sudut sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang sepertin gazebo, lokasi outbound, fasilitas olahraga serta fasilitas penunjang lainnya.
Rektor UNY Prof Dr Sumaryanto MKes AIFO selalu inisiator Kampus Emas Margo Agung ini menyampaikan, pembangunan Kampung Emas Margo Agung ini merupakan kerjasama UNY dengan berbagai pihak seperti Pemerintah Kabupaten Sleman serta lembaga sosial Garda Peduli Anak Panti (GPAP). Melalui kerjasama antar lembaga ini sejumlah potensi ditumbuhkan dengan berbagai strategi, sehingga kampung ini siap menerima kunjungan wisatawan.
“Selain dapat menikmati kondisi alam yang masih asri, disini wisatawan juga dapat menikmati menu kuliner khas pedesaan dan kesenian tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat desa seperti uyon-uyon, seni tari, jathilan serta seni tradisional lainnya. ” ujar Sumaryanto diselas kegiatan Monev KKN UNY, Sabtu (13/5/2023).
Bupati Kustini menyerahkan bantuan sembako kepada warga Margo Agung Seyegan, Sabtu (13/5/2023) || YP-Sulistyawan Ds
Ditambahkan Sumaryanto, selain sebagai desa wisata Margo Agung juga tengah disiapkan sebagai pusat studi ilmiah yang menggabungkan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan aplikasi keilmuan. Oleh karena itu, selain sebagai sarana rekreasi, Margo Agung juga cocok sebagai pusat penelitian, pusat pengabdian masyarakat dan kegiatan sosial keagamaan.
Ditegaskan Sumaryanto, pendampinan UNY terhadap Kampung Emas Margo Agung melalui kegiatan KKN selain merupakan realisasi dari konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus sebagai pengabdian pribadi dirinya terhadap desa kelahirannya. Oleh karena itu, bagi Sumaryanto membangun Kampung Emas Margo Agung sama saja dengan merawat serta melestarikan sejarah masa kecilnya.
Sementara itu, Bupati Sleman Hj Kustini Sri Purnomo yang menyempatkan diri hadir mengunjungi Kampung Emas Margo Agung bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan, pendampingan UNY terhadap Desa Margo Mulyo melalui jenama ‘Kampung Emas’ merupakan sebuah contoh nyata yang dapat ditiru oleh Perguruan Tinggi lainnya.
Pementasan kesenian tradisional oleh para pelajar desa Margo Agung, Seyegan, Sleman || YP-Sulistyawan Ds
Namun, disisi lain Kustini berpesan pendampingan ini perlu dilakukan secara berkelanjutamn sehingga terbentuk sebuah Kampung Wisata yang berkarakter dan mampu punya peran dalam menggerakkan sektor Pariwisata di Kabupaten Sleman.
Bupati berharap, dengan semakin banyaknya desa wisata baru yang tumbuh di Sleman dapat berdampak terhadap berkurangnya angka kemiskinan yang ada di Sleman. (Sds)
