Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kalurahan dan masyarakat Srigading Sanden Bantul menangkap peluang keberadaan JJLS. Mereka bahkan mengimplementasikan keinginan Gubernur DIY Sri Sultan HBX agar kawasan Pantai Selatan menjadi teras Yogyakarta.
Cara yang ditempuh adalah mendirikan destinasi wisata kemaritiman Banyoe Aji, yakni dengan memanfaatkan sungai yang ada di Baran Srigading untuk memanjakan para wisatawan.
BACA JUGA: Lagu 'Darah Juang' Menggema di UC UGM, Aktivis 80-90 Jumpa Muhaimin Iskandar untuk Perubahan
“Obyek wisata Banyoe Aji dilaunching dan mulai dibuka oleh Kepala Dinas Parisisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo pada 27 Agustus 1023 dan hingga kini mulai menggeliat,” kata Lurah Srigading yang juga selaku penasehat Wisata Banyoe Aji, Ir Prabowo Sugondo didampingi Ketua Pokdarwis Drs Atmana, saat ekspos potensi Bantul, di Baran, Kamis (12/12/2023).
Untuk merealisasikan itu, pihaknya telah mengajukan dan memperoleh bantuan Danais sebesar Rp 450 juta. Dana dialokasikan untuk kepariwisataan, sedangkan yang Rp 200 juta untuk budidaya perikanan.
Lokasi wisata Banyoe Aji strategis di pinggir jalan || YP-Supardi
Sarana wisata diantaranya berupa 21 perahu dan perlengkapan lainnya untuk memanjakan wisatawan. Harga karcis untuk naik perahu Rp 10.000 per orang setiap 15 menit. Namun wisata ini juga bekerjasaama dan dilengkapi dengan wisata kuliner diantaranya bebek goreng Pak Umar Plentheng dan yang lainnya,” sambungnya.
BACA JUGA: 1 Dekade Galeri Indonesia Kaya, Siap Berikan Kado untuk Sanggar dan Kelompok Tari
Meski hingga kini jumlah wisatawan masih relatif terbatas karena banyak wisatawan yang belum mengetahuinya, namun diyakini nantinya akan semakin bertambah karena lokasinya di pinggir jalan Bantul Samas dan dekat dengan JJLS. Tempat ini nantinya banyak dilalui masyarakat sehingga potensial.
Antara riuh jalan raya, teduh pepohonan dan riak air sungai || YP-Supardi
Tema yang diusung untuk pengelolaan Wisata Banyoe Aji ini Srigading Menyongsong Era Kemaritiman Kemandifian Budaya dan Kebangkitan Wisata.
Sementara itu, Ketua Desa Wisata Banyoe Aji dan Dukuh Baran Suroto mengungkapkan, wisata Banyoe Aji berkolaborasi dengan berbagai wisata kuliner, pertanian dan budaya.
BACA JUGA: Kustini Salurkan Beasiswa Rp 727.500.000 bagi 97 Mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta
“Jadi, selain naik perahu, wisatawan juga dapat menikamati wisata kuliner, menaman, memanen dan mengolah hasil pertanian yaitu bawang merah, jagung dan sayuran. Zelain itu juga sapat menikmati bermainkan kerawitan, reog dan gejog lesung,” tandasnya.
Home stay yang tersedia di Baran, maka pelayanan kepada para wisatawan juga dapat dilakukan melalui sistem paket wisata. (Spd)
