Jemput Erina, Kaesang Naik Kereta Kencana Dikawal Bregada Prajurit

share on:
Menjemput istri

USAI prosesi Ijab Qobul, pasangan pengantin Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gundono menjalani prosesi adat tradisi Panggih. Sebelum bertemu dengan sang istri, Kaesang naik kereta  yang ditarik oleh dua ekor kuda putih dan dikawal satu Bregada Prajurit dari Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta menuju Pendapa Ambarrukmo. 

Ibunda Erina menerima Ny Sofiatun menerima bingkisan 'Sanggan Pamethuk' dari rombongan keluarga Kaesang

Sementara itu, dari dalam Pendapa Erina Gundono dan keluarga sudah menunggu. Rombongan Kaesang menyerahkan bingkisan ‘sanggan pamethuk’ dan diterima oleh Ny Sofiatun Gundono. Setelah diterima sanggan pamethuk kemudian dibawa  masuk ke dalam Pendhapa oleh keluarga Erina Gundono 

Erina menerima suapan air kelapa muda dari Ny Sofiatun Gundono

Setelah kedua pengantin bertemu, keduanya melakukan tradisi balangan gantal (lempar daun sirih-red). Kemudian Kaesang melangkah menuju telawah ( baki berisi bunga-red) dan Erina mencuci kaki suaminya sebagai simbol penghormatan dan kesetiaan istri kepada sang suami. Setelah itu keduanya berjalan menunju pelaminan. Kaesang terlihat menggenggam erat tangan istrinya dan sesekali mengangguk seraya tersenyum kepada sejumlah tamu undangan.

Erika mencuci kaki suaminya dalam tradisi Panggih || YP-Tim Media Center

Setelah keduanya duduk di kursi pelaminan, prosesi dilanjutkan dengan Bubak Kawah Rucat Degan, sebagai tanda mantu pertama  dari keluarga Gudono. Pada prosesi ini, NySofiatun Gudono memberikan minuman air kelapa muda kepada kedua pengantin, sebagai penawar segala racun dan bisa yang akan menimpa kedua pasangan pengantin selama menjalani rumah tangga. 

Kaesang tuangkan uang logam dalam prosesi Tampa Kaya atau Kacar Kucur

Usai prosesi Rucat Degan, prosesi dilanjutkan dengan Tampa Kaya sebagai simbol bahwa suami bertanggung jawab memberikan nafkah kepada sang istri dan dilanjutkan dengan Dahar Klimah atau bersantap bersama dan prosesi diakhiri dengan Sungkeman atau Ngabekten. Pada prosesi ini kedua pengantin bersimpuh dihadapan kedua orang tuanya untuk meminta doa restu karena keduanya akan menjalani pernikahan keesokan harinya. 

baca juga: - https://yogyapos.com/berita-jelang-pernikahan-erina-gundono-jalani-prosesi-siraman-dan-langkahan-9096

                  - https://yogyapos.com/berita-kaesang-pangarep-resmi-jadi-suami-erina-gundono-ijab-qobul-berlangsung-lancar-9109

                  - https://yogyapos.com/berita-begini-cara-jokowi-menanggapi-cucunya-yang-ngambek-9111

                  - https://yogyapos.com/berita-jokowi-mohon-doa-restu-pernikahan-kaesangerina-9092

Usai mengikuti prosesi Ijab Qobul dan Tradisi Panggih, Joko Widodo selaku orang tua Kaesang Pangarep mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat senang dan mendoakan agar kedua pengantin bisa segera menempuh hidup baru dengan saling pngertian, rukun, harmonis sepanjang masa. 

Ny Sofiatun Gundono memberikan minuman kelapa muda kepada menantunya, Kaesang, dalam tradisiRucat Degang

“Senang, bahagia, lega, plong. Tinggal berdua,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, usai tradisi dan prosesi di Yogyakarta akan dilanjutkan dengan acara syukuran di Solo. Khusus untuk Kaesang, Jokowi berpesan agar  Kaesang sekarang lebih serius dalam berperilaku karena saat ini dirinya sudah mempunyai istri.  (*/SDs)


share on: