Jelang Ramadhan, Polres Bantul Sita Ratusan Botol Miras-Narkoba dan Knalpot Blombongan

share on:
Kapolres AKBP Ihsan SIK (kanan) saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (23/3/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H, Polres Bantul berhasil menyita ratusan botol miras, sejumlah narkotika jenis sabu 1,73 gram, psikotropika 65 tablet, obat daftar G 1.056 butir dan puluhan knalpot blombongan.

Operasi Cipta Kondisi ini juga menyasar pengemudi sepeda motor yang menggunakan knalpot blombongan. Sedikitnya sebanyak 248 unit knalpot blombongan berhasil diamankan.

“semua barang bukti ini merupakan hasil operasi yang digelar sekitar dua minggu terahir di sejumlah tempat di wilayah hukum Polres Bantul dan laporan warga,” kata Kapolres Bantul, AKBP Ihsan SIK saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (23/3/2022).

Kapolres mengatakan, narkoba dan miras yang disita terdiri berbagai merk antara lain anggur kolesom, vodka, ciu dan oplosan. Barang haram itu disita dari tangan 8 tersangka. Peran mereka bermacam-macam antara lain pengedar sabu, pembuat minumal alkohor oplosan dan pemakai narkoba. 

Kedelapan terangka itu masing-masing Sa (36), SK (23), DKH (24), YAW (29), VFP (32), SDK (21), IS (22) dan SH (21). Semuanya akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Bantul menunjukkan barang bukti narkoba, miras dan knalpot blombongan yang berhasil disita dari 8 tersangka || YP-Supardi

Dijelaskan, para tersangka yang terkait dengan miras akan dijerat dengan Perda Bantul Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengendalian Pengawasan Minuman Berakohol dan Pelarangan Minuman Oplosan. 

Sedangkan para tersangka yang tetkait dengan narkotika sabu, psikotropika dan obat daftar G akan dijerat dengan UUD RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan yang terkait dengan knalpot blombongan para pelanggarnya akan dinyatakan melanggar UU LLAJR, UU Lingkungan Hidup.

“Polisi akan menindak tegas sesuai dengan hukum yang berkaku. Sehingga harapannya suasana Ramadhan akan kondusif. Umat Islam dapat nyaman menunaiakan ibadah shaum,” sambung Ihsan. (Spd)

 


share on: