Ishadi Yazid: Wisata Sleman Barat Perlu Dikembangkan

share on:
Ishadi Yazid dalam pendampingan wisata di Embung Gagak Suro Kalurahan Sidomulyo, Godean || YP-Wahjudi Djaja)

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pasca pandemi Covid-19 tahun 2022 ini Pariwisata Sleman mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan meskipun belum bisa dikatakan pulih 100%. Okupansi hotel menurut PHRI Sleman sudah di angka 65%, UMKM dan UJP juga sudah menunjukkan peningkatan. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-wabup-sleman-mengapresiasi-tour-de-prambanan-7682

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Yazid, SH kepada yogyapos.com, Senin (26/12/2022) menanggapi momen pergantian tahun 2022/2023. Hal itu, lanjutnya, tidak terlepas dari upaya-upaya yang dilakukan baik oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman maupun mitra Dinas Pariwisata dalam melakukan promosi maupun penyelenggaraan event unggulan di Kabupaten Sleman. 

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-menempuh-128-km-tour-de-prambanan4-diikuti-1270-goweser-seluruh-indonesia-7680

Diakui oleh Yazid, sebaran wisatawan masih didominasi di wilayah Sleman utara dan Sleman timur dengan destinasi-destinasi unggulan selama ini.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-calender-of-event-2022-harus-jadi-pengungkit-perekonomian-sleman-6041

“Hal ini tentu saja menjadi PR Dinas Pariwisata untuk kemudian bagaimana meningkatkan dan mengembangkan pariwisata di wilayah Sleman bagian barat. Padahal wilayah Sleman bagian barat menyimpan beberapa potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata sesuai karakter zonasi Sleman barat sebagai daerah pertanian,” tandasnya. 

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-heroe-poerwadi-lulus-jadi-abdi-dalem-kraton-beroleh-nama-mas-rio-projoporwadi--135

Terkait pengembangan pariwisata wilayah Sleman bagian barat ke depan, Yazid menyampaikan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman akan mendorong tumbuh dan berkembangnya pariwisata di Sleman bagian barat melalui berbagai event yang dapat meningkatkan kualitas pariwisata di Sleman barat.

“Harapan kami, sebaran wisatawan juga akan bisa merata dan bisa dinikmati oleh masyarakat yang ada di wilayah Sleman barat,” pungkasnya. 

Dalam catatan redaksi yogyapos.com, Dinas Pariwisata Sleman bersama Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) selama 2022 berhasil menggelar berbagai event untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sleman.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pemasukan-wisata-sleman-capai-rp-12-triliun-selama-liburan-lebaran-6836

Kegiatan itu antara lain Lomba Foto Wisata di Studio Gamplong, Festival Van der Wijck, Open Golf Turnament Piala Gubernur DIY, Inline Skate Marathon di Candi Prambanan, Cycling Festival di Candi Prambanan, Tour de Prambanan, Kenduri Jip di Wanarahayu, Turnamen Golf Bupati Sleman, serta Travel Dialog ke Lampung dan Makassar.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kadispar-sleman-arahkan-pengentasan-kemiskinan-melalui-desa-wisata-8680

Selain itu dilangsungkan juga Tour de Merapi dan agenda tahunan Ngayogjaz yang menjadi icon Sleman juga digelar di Cibuk Kidul, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan. (Iud)

 

 

 


share on: