Yogyapos.com (SLEMAN) - Tim hukum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sleman melakukan audiensi ke Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono SIK di Mapolres Sleman, Selasa (28/9/2021) malam.
Agenda ini dilakukan menyusul meninggalnya Supriyanto (44) warga Kutu Patran RT 05 RW 14, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati yang tercatat sebagai salah satu Satgas PDI Perjuangan di Kapanewon Mlati pada Selasa (28/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Ia meninggal dunia di RSA UGM, setelah sebelumnya diduga dikeroyok sekelompok orang, pada dinihari pukul 02.00 WIB, di halaman parkir Boshe Jalan Magelang, Sinduadi.
Wakil Bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, HPK Iwan Setyawan SH MH menyatakan, audiensi dilakukan merupakan suatu bentuk penegasan untuk mendorong kepada pihak kepolisian mengusut tuntas insiden tersebut.
“Kami percaya sepenuhnya dengan penyidik dalam mengungkap kasus ini
Kita ikuti proses hukum sesuai aturan yang berlaku, tadi Bapak Kapolres berjanji akan mengusut kasus ini sampai tuntas dalam waktu yang secepat-cepatnya,” tandas Iwan Setyawan menjawab konfirmasi yogyapos.com, Selasa (28/9/2021) usai audiensi.
Pihaknya, memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada penyidik untuk fokus mengungkap kasus ini. Dirinya menghimbau kerjasama semua pihak dalam menjaga kondusif di wilayah Sleman.
“Kita akan selalu meredam gejolak yang ada, jangan langsung percaya andaikata terdapat berita hoax terkait kasus ini,” kata dia.
Sementara itu Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono sebagaimana diberitakan berbagai media massa, membenarkan insiden tersebut, kni tengah melakukan penyelidikan diantaranya olah TKP, mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan mngumpulkan alat bukti, termasuk mencari rekaman CCTV yang ada di lokasi. (Opo/Met)
