Yogyapos.com (BANTUL) – Peduli masa depan Bantul, para pemuda dan mahasiswa menggelar acara ‘bincang-bincang’ mencari solusi untuk kemajuan, di salah satu kedai kopi di Bantul, Minggu (17/11/2024).
Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Mashasiswa Bantul ini mengusung tema ‘Pemuda dan Mahasiswa bicara untuk Bantul Berdaya’, diikuti 70 peserta. Menghadirkan nara sumber Arsa Rintoko (Pemuda Pelopor Nasional Budaya). Antonius Haviki (Alumni Fakultas Hukum UGM-Pemuda Ganjuran), Sindi Puspitasari (Ketua Ikatan Mahasiswa Bantul) dan Tariq Hidayat (Founder Bantul Bergerak). Selaku moderator Halva Alida P (Sekretaris Karang Taruna Timbulharjo).
Seorang peserta Galih (19), menanyakan bagaimana caranya melestarikan budaya agar menjadi kuat dan memberikan kemajuan wilayah Bantul.
Menjawab pertanyaan itu, Arsa Rintoko mengungkapkan, dalam mengupayakan itu, pelaku jangan sampai jeleh dan wegah (jenuh dan enggan), melainkan harus menjaga kontinyuitas.
“Berdasarkan pengalaman yang telah saya lakukan, bahwa dengan kreatif, inovatif dan kontinyu dan menunjukan prestasi, ternyata juga mendapatkan atensi dari pihak terkait. Bahkan berdasarkan pengalaman yang saya alami saat dipercaya menjadi pelaku misi budaya di sejumlah negara, orang mancanegara ternyata sangat antusias untuk mencari tahu budaya kita,” katanya.
Dijelaskan, alasan mereka budaya Yogyakarta (termasuk Bantul) dinilai dapat memberikan kemajuan dan manfaat kepada mereka. Dalam upaya menggarap budaya, konsultasi kepada sesepuh sangat dibutuhkan.

Sementara itu, Sindi Puspitasari, memaparkan setiap upaya untuk kemajuan menghadapi rintangan. Solusinya para pelaku harus sering mendiskusikan kepada banyak pihak agar memperoleh solusi untuk meraih keberhasilan.
“Sangat mungkin orang lain atau pihak lain yang justru dapat memberikan jalan keluarnya terhadap kesulitan yang dialami oleh pelaku,” kata Sindi.
Tariq Hidayat dan Antonius Haviki, menyampaikan, peran pemuda sangat diperlukan dalam memajukan Bantul.
Pada kesempatan itu juga sempat muncul harapan. Jika pada masa Pemerintahan Bantul tahun 2019/2024 jika Pemkab Bantul relatif masih kurang melibatkan pemuda dan mahasiswa dalam upaya memajukan Bantul, maka diharapkan pada tahun 2024/2029 akan mengoptimalkan peran pemuda dan mahasiswa. Tujuanya agar mewarnai untuk mewujudkan Bantul lebih berdaya dan sejahtera. (Spd)
