HUT ke-191 Bantul, Ujudkan Makna Tombak 'Hagnyo Murni' Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

share on:
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada upacara HUT ke-191 Kabupaten Bantul, di Lapangan Trirenggo Bantul, Rabu (20/7/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memasuki usia ke-191, Pemerintah Kabupaten Bantul harus lebih maju dan upaya pemajuannya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikannya dalam sambutan (sabdatama) upacara peringatan Hari Jadi ke-191 Kabupaten Bantul yang berlangsung di Lapangan Trirenggo Bantul, Rabu (20/7/2022).

Bupati Abdul Halim Muslih bacakan sambutan peringatan HUT ke-191 || YP-Supardi

Gubernur berharap, Pemkab Bantul harus mampu memaknai dan mengimplementasikan pusaka pemberian Keraton Ngogyakarta Hadiningrat ‘Tombak Kiai Hagnyo Murni’ dalam melaksanakan roda pemerintahan untuk kemakmuran dan ketenteraman warga masyarakat.

Hagnyo berarti Pemerintahan. Murni artinya suci-bersih. Hagnyo Murni bisa diartikan pemerinthan yang bersih adil dan makmur,” tandas Gubernur.

Untuk mewujudkan itu, jelas dia, harus memperoleh dukungan kerjasama dari berbagai eleman dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantul dengan langkah nyata. Gumregah, bangkit, sebagaimana yang sudah dicanangkan.

“Dengan demikian, maka semoga Bantul bisa terwujud menjadi wilayah yang  gemah ripah loh jinawe tata tentrem kerto raharja/subur makmur dan maju,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih didampingi Wabub Joko Purnomo dalam laporannya menyampaikan, Bantul telah memperoleeh sejumlah pengargaan antara lain Wajar Tanpa Pengucualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan dan sebagai Kota Digital.

“Namun prestasi itu tidak cukup untuk tolak ukur kemajuan yang final. Maka kami berupaya agar bisa lebih baik,” kata Bupati.

Upacara HUT ke-191 ini dikemas bernuansa tradisi budaya dan seni jawa Mataraman (Yogyakarta). Para tamu undangan dan peserta upacara mengenakan pakaian tradisional gaya Jawa Mataraman Yogyakarta.

Perayaan kali ini juga dimeriahkan lomba kirab bregodo prajurit, kebersihan dan yang lainnya dari 17 Kapanewon dan OPD serta Kalurahan. Acara ini menjadi tontonan menarik masyarakat. Dihadiri pula oleh para mantan Bupati Bantul diantaranya Hj Sri Surya Widati Idham Samawi dan Drs H Suharsono. (Spd)

 


share on: