Yogyapos.com (SLEMAN) - Memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13, Komunitas Entertainment Kabupaten Sleman (Kontes) menggelar pentas seni campursari dan rampak gedruk di Dusun Jambon III, Margoagung, Sayegan, Sleman, Selasa (15/10/2024).
Ketua Kontes Eko Syailendra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk wujud syukur atau tasyakuran atas diberikan hibah seperangkat Gamelan Campursari dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman atau Kundho Kabudayan.
“Kontes telah berdiri selama 13 tahun, ini semua bisa berjalan dengan baik berkat dukungan seluruh anggota dan pihak-pihak terkait,” ujar Eko disela acara.
Eko menjelaskan, Kontes merupakan wadah dari seniman seniwati dan para pelaku entertainment dengan visi dan misi menjaga dan melestarikan seni dan budaya melalui pertunjukan panggung, beranggotakan seniman seniwati, terdiri dari penyanyi, pesinden, orkes melayu, jaranan, campursari, ketoprak, sound man, event organizer dan pelaku entertainment.
“Saat ini jumlah anggota sekitar 100,” jelasnya.
Terkait bantuan hibah seperangkat Gamelan Campursari dari Disbud Sleman, pihak menyambut baik dan menyatakan ungkapan rasa terima kasih.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Dinas Kebudayaan Sleman atas bantuan gamelan, semoga bisa menambah semangat anggota untuk melestarikan seni dan budaya,” tuturnya.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Disbud Sleman, Ignatius Eko Ferianto mengatakan, hibah gamelan ini merupakan bentuk dukungan Pemkab Sleman atas komitmen dan upaya melestarikan budaya yang dilakukan oleh Kontes.
“Selamat buat Kontes, kami berharap hibah gamelan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal, dalam rangka melestarikan seni budaya di Kabupaten Sleman,” tutur Ferianto.
Lurah Margoagung, Djarwo Suharto menyatakan apresiasi kepada Kontes yang berkomitmen untuk terus mengembangkan kesenian dan kebudayaan, khususnya di Margoagung.
“Semoga keberadaan Kontes terus menerus eksis berupaya mendukung pengembangan kesenian di Margoagung,” harap Djarwo. (Opo)
