HUT GIB ke-9, Pemkab Ajak Masyarakat Peduli Merawat Irigasi

share on:
Pemotongan tumpeng HUT oleh Bupati Abdul Halim Muslih || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-IX Gerakan Irigasi Bersih (GIB) ke-IX Tahun 2022 atau Mapak Toyo digelar di Kantor Kalurahan Timbulharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul, Senin (29/8/2022).

Kegiatan dibuka oleh Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih ini diawali di Balai Kalurahan Timbulharjo. Setelah itu bupati dan rombongan antara ain terdiri Lurah Timbulharjo Anif Arkham Haibar, Kepala DPU PKP Bantul Aris Suharyanto, Kepala Kominfo Bantul Bobot Ariffi Aidin ST MP dan para pakar pertanian dari Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta berkonvoi naik andong menuju ke Bendung Kemiri Sungai Winongo guna memotong tumpeng dan memutar pintu irigasi.

Usainya acara di Bendung Kemiri dilanjutkan saresehan tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman berwawasan lingkungan di Desa Wisata Tembi.

Ketua Panitia HUT GIB ke-IX yang juga lurah Timbulharjo, Anif Arkham Haibar mengatakan pihaknya menyambut positif dan gembira atas dipercayaan yang diberikan Pemkab kepada Timbulharjo sebabai tempat kegiatan ini.

"HUT GIB ini penting. Sebab irigasi juga sangat dibutuhkan untuk pertanian agar bisa mendukung pariwisata Sungai atau Bendung Kemiri. Selain itu juga untuk mengajak masyarakat memelihara kebersihan dan kelestarian irigasi dan lingkungan guna mewujudkan program Bupati Bantul tentang Bantul bersih sampah pada tahun 2025,” kata Anif Arkham Haibar.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, dalam sambutannya mengatakan Bantul sudah menetapkan tiga sektor pembangunan untuk kemajuan yaitu pertanian, pariwisata dan UMKM. Khusus untuk mendukung pertanian salah satunya melalui irigasi yang bersih dan memadai yang telah dicetuskan dan hingga kini sudah diperingati ke 9 kalinya.

“Ini semua bisa terwujud memerlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari UGM yang lainnya,”  kata Halim.

Pada saat membuka saresehan di Desa Wisata Tembi, Halim menyatakan DPU PKP dan Dinas Pertanian Bantul agar rajin melakukan kerjasama dengan UGM dalam upaya memajukan wilayah kerjanya. Sebab jangkuaan dinas itu dalam memikirkan hal-hal yang rumit terbatas dan memerlukan peran akademisi (UGM).

Pada kesempatan sama, pencetus GIB yang juga pakar pertanian dari Fakultas Pertanian UGM Prof Dr Sigit Supatmo Arif, mengungkapkan diadakannya GIB tujuannya antara lain mengajak, mengalakkan dan mengedukasi serta memotivasi masayarakat memelihara lingkungan terutama sungai berikut irigasinya.

Narasumber lainnya adalah pakar Pertanian dari UGM Dr Triharjoko SP MP menyampaikan tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman. Sedangkan pengelola Desa Wisata Tembi, Dawud menyampaikan Argo Eco Wisata. (Spd)

 

 

 


share on: