Yogyapos.com (YOGYA) - Polresta Yogyakarta menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022, di Halaman Parkir Barat Stadion Mandala Krida, Jumat (22/04/2022) sore. Apel gabungan dari berbagai instansi dan lembaga tersebut diwarnai hujan lebat dari awal hingga akhir acara pukul 16.30 WIB.
Hadir pada kesempatan ini Dandim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Arif Harianto, Wakapolresta AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH MSi, dan sejumlah unsur terkait seperti tokoh agama maupun tokoh masyarakat, Satpol PP dan Dishub.
Sebelum apel, diadakan gladi resik. Suasana saat itu masih mendung. Saat apel hendak dimulai, hujan gerimis tipis membasahi area stadion. Semilir angin tiba-tiba berubah menjadi semakin kencang.
Apel tersebut diisi sambutan oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Saat ia membacakan pidato, hujan semakin deras, sehingga sang pembina upacara harus dipayungi oleh seorang petugas.
Meskipun dipayungi, pakaian Haryadi Suyuti sebagian basah, terutama yang bagian belakang. Meskipun hujan deras, para peserta upacara tetap ditempat dan tidak berteduh.
Setelah upacara selesai, Haryadi mengapresiasi para peserta apel dan bersyukur apel berjalan lancar meskipun hujan deras mengguyur lokasi upacara.
“Walaupun hujan, apel tetap dilaksanakan. Berjalan lancar dan tertib,” ujar Haryadi.

Haryadi mengatakan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2022 dengan tema “Wujud Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Untuk Menjamin Masyarakat Aman Dan Sehat Dalam Perayaan Idul Fitri 1443 H.
Dijelaskan, berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus di antisipasi antara lain ancaman terorisme, premanisme, aksi sweeping oleh ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok antrean dan kelangkaan BBM, kejahatan konvensional (3C), penyakit masyarakat, konflik butuh terkat THR, balap liar, penyalahgunaan narkoba, petasan, perkelahian kelompok/antar kampung, aksi pengrusakan fasilitas umum, kerumunan masyarakat yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.
Usai upacara dan hujan reda, dilanjut sesi pembagian rompi kepada perwakilan petugas. Sesudah itu, diadakan acara konvoi menelusuri jalan Kota Yogyakarta yang dipimpin oleh Walikota Yogyakarta dengan menaiki mobil dinasnya yang diiringiboleh petugas kepolisian. (Arif KF)
