Haul ke-28 KH Humam Badjuri, Dari Khotmil Quran Hingga Ziarah Kubur

share on:
Salah satu acara dalam rangkaian kegiatan Haul ke-28 KH Humam Bajuri, di Ponpes Al Imdad Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Sejumlah kegiatan digelar dalam syiar haul ke-28 ulama kharismatik dan pendiri Pondok Pesantren Al Imdad, Al-Maghfurlah KH Humam Bajuri, di Dusun Kauman Wijirejo Kabupaten Bantul, Selasa-Jumat (8-11/2023).

“Pada Selasa (8/8) acara yang kami adakan bakti sosial, diantaranya berupa donor darah bersama pengasuh, santri dan warga bersama PMI dan lainya,” kata Ketua Yayasan Al Imdad Bantul yang juga putra sari KH. Humam Bajur, dr Atthobari MPH SPMK, Kamis (10/8/2023).

Atthobari yang kini juga menjabat Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati (RRUDPS) Bantul, menambahkan pada Rabu (9/8) telah digelar semaan  Alquran 30 juz oleh ratusan santri-santriwati yang terbagi menjadi 6 majelis oleh ratusan siswa.

Selanjutnya, Kamis (10/8) semaan/haflah khotmil Quran 30 juz oleh 17 hafid dan 30 santri-sanriwati lainnya. Sedangkan pada puncak kegiatan pada Jumat (11/8) pagi hingga siang digelar acara temu alumni Ponpes Al Imdad. Sore hari ziarah ke muktabaroh Almarhum KH Humam Bajuri, di Makam Sewu Panjangan Bantul.

Pada hari yang sama malam harinya, mulai pukul 19.00 Wib diadakan majlis sholawat mengahadirkan dan dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin dari Pekalongan Jawa Tengah. Sedangkan tausiah akan disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdalatul Ulama (PBNU), KH Zulfa M.

“Meski pada agenda pada Selasa hingga Kamis jumlah umat (masa) yang hadir terbatas atau hanya ribuan. Namun pada Jumat malam diperkirakan dan diren anakam akan diikuti oleh sekitar 30.000 orang,” jelasnya.

Dikatakan, segala sesuatu untuk upaya kelancaran majlis agamis ini telah sipersiapkan. Termasuk dalam hal pengamanan, panitia juga telah mencari perizinan ke Koramil, Kadim, Polsek, Polres Bantul.

Pengamanan melibatkan sekitar 250 personel. Mereka dari unsur Polri-TNI, Barisan Serbaguna (Banser) dan Pagar Nusa Nahdlatul Ulama. Sedangkan pangung utama majlis ini bukan di Ndalem KH Humam Bajuri, melainkan di lahan sawah yang ada di sebelah barat Dusun Kauman.

KH Humam bajuti dikenal sosok ulama yang harismatik, ahli kitab kuning dan sederhana. (Spd)

 


share on: