SUASANA sakral dan hikmat menyelimuti prosesi Kirab Budaya Hari Menanam Pohon Indonesia yang digelar di Dusun Gancahan, Sidomulyo, Godean, Sleman, Jumat (25/11/2022) sore.
Selepas jumatan hujan deras melanda. Namun, begitu prosesi berjalan mulai pukul 14.00 WIB sampai selesai pukul 16.30 tak ada hujan. Tak sedikit warga yang mengucap syukur atas kebesaran Tuhan ini.
Prosesi Kirab Budaya dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia 2022 sekaligus memule Kyai Wirajamba bergerak mulai area parkir timur Embung Gagak Suro, Sendang Gupit, makam Kyai Wirajamba dan berakhir di Embung Gagak Suro. Kirab yang dipimpin R Bambang Nursinggih SSn dari Lembaga Kebudayaan Jawa Sekar Pangawikan itu diikuti sembilan bergada yang mewakili beragam unsur masyarakat.
Kepada yogyapos.com, Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Yazid SH menyampaikan harapannya agar potensi budaya yang dimiliki bisa dikemas sebaik mungkin agar menjadi destinasi yang diminati pengunjung.
Prosesi kirab budaya dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia 2022 || YP-Wahjudi Djaja)
“Area Embung Gagak Suro ini cukup baik untuk diisi dengan beragam fasilitas seperti wahana dan track bagi pesepeda. Dengan didukung oleh penataan kuliner, akan memanjakan goweser dan bisa meningkatkan pendapatan warga masyarakat,” tandasnya selepas penanaman pohon nagasari di kompleks Makam Kyai Wirajamba.
Pohon nagasari dipercaya warga Gancahan, Sidomulyo, Godean sebagai peninggalan Kyai Wirajamba selain pohon timo, sawo kecik dan sambi. Bibit pohon tersebut ikut diarak dalam kirab kemudian ditanam oleh pejabat yang hadir di area Embung Gagak Suro. Selain bibit pohon, ikut dikirab dan dilepaskan ikan gabus dan sepasang burung perkutut.
Terkait upaya penanaman pohon di kawasan Embung Gagak Suro, Dewi Setyowati ST MEng dari Dinas Lingkungan Hidup Sleman sangat mendukung. “Jika ada program penanaman pohon lagi di kawasan embung ini, kami siap membantu pengadaan bibitnya, agar lingkungan bisa terkendali dari kerusakan,” tegasnya.
Pendamping Pariwisata dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) Wahjudi Djaja SS MPd berharap agar gerakan kebudayaan yang berbasis spiritual ini bisa menginspirasi program pembangunan berikutnya.
“Totalitas warga dalam menyiapkan dan mengikuti prosesi kirab budaya ini merupakan modal sosial yang teramat berharga. Semoga stamina dan energi warga tetap terjaga untuk menggerakkan program pengembangan pariwisata berbasis budaya,” tandasnya.
Kirab Budaya Hari Menanam Pohon Indonesia 2022 antara lain dihadiri Anggota DPRD DIY H Koeswanto SIP, Kepala Dinas Kebudayaan Sleman Edy Winarya SSn Msi, Panewu Godean Ikhsan Waluyo SSos MAP, Danramil/16 Godean Kapten (Inf) Wahyani, dan Kapolsek Godean Kompol Agus Nuryanto. Turut kirab Duta Keistimewaan Yogyakarta, Duta Museum Yogyakarta, dan warga sekitar. (Iud)
